Berita

ilustrasi/net

Pertemuan SBY dengan Jokowi, Prabowo dan Hatta Jadi Marka Budaya Politik Baru

RABU, 14 MEI 2014 | 06:50 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Ada momentum politik yang pantas menjadi pelajaran dan patut direnungkan sepanjang hari Selasa kemarin (13/5).

Hari Selasa siang, SBY, sebagai Presiden RI, bertemu dengan Jokowi, sebagai Gubernur DKI Jakarta yang menjadi calon presiden dari PDI Perjuangan. SBY pun memberi izin cuti kepada Jokowi selama menghadapi Pilpres.

Selasa sore, SBY, masih sebagai Presiden RI, juga bertemu dengan Prabowo dan Hatta Rajasa. Prabowo, sebagai capres Partai Gerindra, mengantar Hatta yang mengundurkan diri dari jabatan Menko Perekonomian karena akan menjadi cawapres.


"Pertemuan tersebut adalah sesuatu yang lumrah bagi alam demokrasi pada umumnya, tapi dapat dikatakan memiliki kekhasan dibanding proses pergantian kepemimpinan di Indonesia dalam memori kolektif bangsa Indonesia," kata peneliti Indonesia Media Watch (IMW), Dinda Satriani, dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 14/5).

Dalam catatan Dinda, sejak pergantian Orde Lama ke Orde Baru dan melewati masa Reformasi, pergantian kekuasaan selalu berkaitan dengan cara-cara yang tergolong radikal, bahkan diwarnai dengan kekerasan. Saat itu, seolah wajar bila pergantian kepempinan negara ini selalu meninggalkan luka.

"Tampaknya pertemuan Selasa kemarin menjadi marka bagi wacana baru budaya politik di Indonesia ke depan. Yaitu budaya politik santun, dan budaya politik yang menjunjung tinggi etika demokrasi ini sepatutnya melekat dalam keseharian," demikian Dian. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya