Berita

foto:net

Coral Triangle Gandeng Banyak Pihak Jaga Ekosistem Laut

SELASA, 13 MEI 2014 | 17:41 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

. Enam negara dalam Coral Triangle Initiative on Coral Reefs, Fisheris, and Food Security (CTI-CFF) tidak hanya libatkan masyarakat dalam implementasi Coral Triangle Marine Protected Area System (CTMPAS) untuk konservasi wilayah kelautan, tapi juga gandeng sejumlah mitra internasional.

"Kerjasama enam negara disupport partner USID juga pemerintah Australia. Dalam implementasi melibatkan NGO, dan pelaksanaan lebih jauh melibatkan NGO nasional maupun lokal. Karena kawasan konservasi laut sudah jadi concern internasional," jelas Direktur Konservasi Agus Darmawan ketika memberikan keterangan dalam konferensi pers usai peluncuran CTMPAS di Novotel Manado, Sulawesi Utara  (Selasa, 13/5).

Dijelaskan Agus bahwa banyaknya pihak yang terlibat terjadi karena kerusakan kawasan laut coral triangle memberikan dampak yang lebih luas.


"Kerusakan di Coral Triangle merusak wilayah perairan sekitarnya seperti Samudera Pasifik," demikian Agus.

Untuk diketahui, CTI-CFF merupakan gabungan enam negara yang secara geografis memiliki kawasan perairan kaya ekosistem yakni Indonesia, Malaysia, Filipina, Papua Nugini, Timor Leste, dan Kepulauan Solomon.

Melalui CTI-CFF, keenam negara sepakat dukung konservasi keragaman hayati berbasis masyarakat, pembangunan berkelanjutan serta pengentasan kemiskinan. [rus]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Ketum PDIP Tinjau Kantor Baru Megawati Institute

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:14

Polisi Bongkar Jaringan Senpi Ilegal Dipakai Begal, Dijual di Facebook Hingga Tokopedia

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:09

Bupati Sudewo dan Tiga Kades Kajen Resmi Ditahan, Digiring ke Rutan Pakai Rompi Oranye

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:53

Wapres Gibran Blusukan ke Pasar Borong Daun Bawang

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:48

Istana Rayakan Prestasi Timnas Maroko sebagai Runner-Up Piala Afrika 2025

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:32

Polisi Sudah Periksa 10 Saksi dan Ahli Terkait Pelaporan Pandji Pragiwaksono

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:29

Komisi II Hanya Fokus Revisi UU Pemilu, Bukan Pilkada

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:22

Thomas Djiwandono Mundur dari Gerindra Usai Dicalonkan Jadi Deputi Gubernur BI

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:10

Bupati Pati Sudewo dan Tiga Kades Patok Harga hingga Rp225 Juta per Jabatan Perangkat Desa

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:00

Daftar 28 Perusahaan Sumatera yang Izinnya Dicabut Prabowo

Selasa, 20 Januari 2026 | 20:56

Selengkapnya