Berita

foto:net

Coral Triangle Libatkan Masyarakat Konservasi Laut

SELASA, 13 MEI 2014 | 15:27 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kerjasama pengembangan kawasan konservasi yang digelar oleh Coral Triangle Initiative on Coral Reefs, Fisheris, and Food Security (CTI-CFF) tidak berhenti pada pembahasan dan peluncuran program, melainkan berlanjut melalui tindakan nyata.

"Ada kriteria-kriteria yang kita bangun bersama, salah satunya adalah bagaimana kawasan konservasi dikelola dan memberi manfaat bagi masyarakat," jelas Direktur Konservasi Agus Darmawan ketika memberikan keterangan dalam konferensi pers usai peluncuran Coral Triangle Marine Protected Area System (CTMPAS) di Novotel Manado, Sulawesi Utara (Selasa, 13/5).

Hal tersebut, terangnya, memiliki korelasi langsung dengan pengentasan kemiskinan.


Pasalnya, sambung Agus, pengelolaan wilayah konservasi melalui CTMPAS menerapkan prinsip pemberdayaan.

"Di tiap kawasan konservasi ada kelembagaan dan mekanisme sendiri. Sehingga ada identifikasi (permasalahan) di level bawah dan kita diskusikan bagaimana pengelolaan yang baik," lanjutnya.

"Prinsipnya tidak boleh mengusir masyarakat lokal, justru sebaliknya," demikian Agus.

Untuk diketahui, CTI-CFF terdiri dari enam negara anggota yang secara geografis memiliki kawasan perairan kaya ekosistem yakni Indonesia, Malaysia, Filipina, Papua Nugini, Timor Leste, dan Kepulauan Solomon.

Acara peluncuran CTMPAS itu sendiri menjadi pembuka dari rangkaian acara World Coral Reef Conference 2014 yang digelar di Manado sejak 13-14 Mei. [rus]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Ketum PDIP Tinjau Kantor Baru Megawati Institute

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:14

Polisi Bongkar Jaringan Senpi Ilegal Dipakai Begal, Dijual di Facebook Hingga Tokopedia

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:09

Bupati Sudewo dan Tiga Kades Kajen Resmi Ditahan, Digiring ke Rutan Pakai Rompi Oranye

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:53

Wapres Gibran Blusukan ke Pasar Borong Daun Bawang

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:48

Istana Rayakan Prestasi Timnas Maroko sebagai Runner-Up Piala Afrika 2025

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:32

Polisi Sudah Periksa 10 Saksi dan Ahli Terkait Pelaporan Pandji Pragiwaksono

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:29

Komisi II Hanya Fokus Revisi UU Pemilu, Bukan Pilkada

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:22

Thomas Djiwandono Mundur dari Gerindra Usai Dicalonkan Jadi Deputi Gubernur BI

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:10

Bupati Pati Sudewo dan Tiga Kades Patok Harga hingga Rp225 Juta per Jabatan Perangkat Desa

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:00

Daftar 28 Perusahaan Sumatera yang Izinnya Dicabut Prabowo

Selasa, 20 Januari 2026 | 20:56

Selengkapnya