Berita

Priyo Budi Santoso/net

Politik

PBS Pantas Dipertimbangkan Capres Manapun

SENIN, 12 MEI 2014 | 17:38 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Dalam mencari cawapres, semua capres harus mempertimbangkan kekuatan riil Cawapres di parlemen. Sebab setelah reformasi ini banyak kebijakan pemerintah yang harus mendapat dukungan dari di DPR, terutama pada bidang penganggaran dan legislasi.

"Karena itu, seorang Cawapres haruslah mendapat dukungan mayoritas suara di parlemen," kata Direktur Emrus Corner, Emrus Sihombing, dalam diskusi bertajuk 'Dinamika Politik Penentuan Pasangan Capres-Cawapres', yang diadakan di Hotel Gren Alia, Jalan Cikini, Jakarta Pusat, Senin (12/5).

Selain itu, tambah Emrus, Cawapres juga harus memiliki kredibilitas di depan mata anggota parlemen yang lainnya, dan juga memiliki keterampilan komunikasi politik yang mumpuni. Sebab untuk diketahui, kredibilitas Cawapres itu tak bisa muncul secara tiba-tiba.


"Akan tetapi, ini terbentuk secara natural melalui suatu proses perjalanan karir di bidang politik, yang begitu panjang. Jadi jangan sampai sosok Cawapres itu nanti tak punya kekuatan serta relasi politik di parlemen," kata Dosen Komunikasi Politik Universitas Pelita Harapan ini.

Dan dari sejumlah tokoh muda yang ada di parlemen, tutur Emrus, menurut hasil survei yang dilakukan oleh Emrus Corner terdapat seorang tokoh muda Golkar yang memiliki tingkat kemampuan komunikasi politik untuk lintas partai. Selain itu dia juga mampu melakukan komunikasi politik lintas suku dan agama yang bagus, dan  memiliki kredibilitas luar biasa dalam menghimpun kekuatan politik di parlemen.

"Ketokohan tersebut ada pada sosok salah satu kader Partai Golkar, yakni Priyo Budi Santoso," demikian Emrus, sambil mengatakan Priyo Berpeluang jadi Ketua Umum Golkar. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya