Berita

virus korona/net

Sebagian Kasus Virus Korona Mers Sebabkan Kematian

SENIN, 12 MEI 2014 | 07:41 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Calon jamaah haji dan umrah hingga kini masih terancam dengan Mers. Mers, atau Middle East Respiratory Syndrome, adalah infeksi saluran napas yang disebabkan oleh virus korona.

"Virus korona adalah sebuah keluarga besar virus yang menyebabkan kesakitan dengan berbagai tingkat keparahan," kata staf pengajar Departemen Pulmologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI), dr. Diah Handayani, dalam keterangan kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Senin, 12/5).

Jenis virus baru Middle East respiratory syndrome coronavirus (MERS-CoV), kata Diah, adalah virus yang belum pernah dijumpai menjangkit manusia sebelumnya. Tetapi pada sebagian besar kasus menyebabkan penyakit yang berat hingga timbul kematian.


Saat ini, lanjutnya, virus ini menyebar di  negara timur tengah meliputi,  Jordania, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi, Yaman, Uni Emirat Arab dan Yaman, Prancis, Jerman, Yunani, Itali, Inggris, Tunisia, Mesir, Malaysia dan Filipina dan laporan terakhir Amerika Serikat. Keseluruhan kasus memiliki keterkaitan erat dengan Timur Tengah.

"Di Perancis, Itali, Tunisia dan Inggris, penularan lokal terbatas telah terjadi pada orang yang tidak memiliki riwayat berkunjung ke Timur Tengah tetapi memiliki riwayat kontak erat dengan pasien suspek MERS-CoV," kata Diah, yang juga Unit Kajian Rokok dan Penyakit Respirasi Pengurus Pusat  Islamic Medical Association and Network of Indonesia (IMANI). [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya