jusuf kalla/net
jusuf kalla/net
"Jadi, secara formal Golkar akan bergabung dengan Partai Gerindra untuk mengusung Prabowo, tetapi pada praktiknya nanti Golkar secara diam-diam akan ikut menyukseskan pasangan Jokowi-JK," ungkap Direktur Eksekutif Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi (Sigma), Said Salahuddin, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Senin, 12/5).
Skenario main dua kaki ini, ungkap Said, karena dua alasan. Pertama, sebagai jalan keluar atas posisi sulit partai itu mengusung ARB, dan Golkar sendiri sadar bahwa mereka mengalami kendala untuk menjual ARB, baik sebagai capres maupun cawapres. Di saat yang sama, Golkar juga tahu betul bahwa PDI-P dan Gerindra tidak berminat untuk menjadikan ARB sebagai cawapres Jokowi dan Prabowo.
Populer
Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31
Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50
Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39
Senin, 27 April 2026 | 03:59
Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16
Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06
Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51
UPDATE
Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05
Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34
Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12
Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00
Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39
Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15
Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06
Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27
Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04
Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50