Berita

jusuf kalla/net

Golkar Akan Main Dua Kaki Bila PDIP Usung JK Jadi Cawapres Jokowi

SENIN, 12 MEI 2014 | 06:35 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

.  Besar kemungkinan Partai Golkar akan main dua kaki bila benar PDI Perjuangan dan partai koalisi menduetkan Joko Widodo dengan Jusuf Kalla.

"Jadi, secara formal Golkar akan bergabung dengan Partai Gerindra untuk mengusung Prabowo, tetapi pada praktiknya nanti Golkar secara diam-diam akan ikut menyukseskan pasangan Jokowi-JK," ungkap Direktur Eksekutif Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi (Sigma), Said Salahuddin, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Senin, 12/5).

Skenario main dua kaki ini, ungkap Said, karena dua alasan. Pertama, sebagai jalan keluar atas posisi sulit partai itu mengusung ARB, dan Golkar sendiri sadar bahwa mereka mengalami kendala untuk menjual ARB, baik sebagai capres maupun cawapres. Di saat yang sama, Golkar juga tahu betul bahwa PDI-P dan Gerindra tidak berminat untuk menjadikan ARB sebagai cawapres Jokowi dan Prabowo.


Alasan kedua, lanjut Said, adalah karena model politik oportunis semacam itu memberi peluang lebih besar kepada Golkar untuk tetap bisa masuk dalam kekuasaan, siapapun pemenang Pilpres. Apalagi skenario itu telah teruji efektif dan sukses menghantarkan Golkar masuk ke dalam pemerintahan pada Pilpres 2004.

"Saat itu secara resmi Golkar mengusung Wiranto-Salahudin Wahid, tetapi diam-diam mereka mendukung SBY-JK," demikian Said. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya