. Relawan pendukung capres PDI Perjuangan terus bermunculan dengan ragam latarbelakang sosial atau basis kelompok masyarakat. Di antara relawan itu adalah Indonesia Rumah Rakyat (IRR).
Menariknya, IRR bukan saja dibentuk untuk kepentingan Pilpres dan bubar bila Pilpres sudah usai, melainkan akan terus berjuang bersama dengan Jokowi, bila ia terpilih menjadi presiden, untuk mengembalikan Indonesia sebagai rumah rakyat. Ikatan dalam pembentukan IRR pun bukan berdasar pada ikatan pragmatis transaksional materi atau jabatan politik bagi seseorang atau kelompok tertentu.
"Yang terus dikomunikasikan dengan Jokowi adalah ikatan ideologis untuk perjuangan Indonesia yang berdaulat dalam politik, berdikari di bidang ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan," kata Deklarator IRR, Rieke Diah Pitaloka, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Minggu, 11/5).
IRR, lanjut Rieke, akan terus ada sebagai wadah untuk menampung dan memberi solusi bagi persoalan rakyat yang diperjuangkan bersama legislatif maupun eksekutif. IRR pun berfungsi sebagai rumah aspirasi rakyat yang terutama bergerak dalam empat bidang; bidang Advokasi, dengan menangani langsung masalah kesehatan dan ketenagakerjaan, serta mencari solusi dari masalah yang dihadapi buruh sektor swasta, BUMN, maupun TKI; bidang pendidikan dan pelatihan; bidang pemberdayaan ekonomi kerayatan, terutama membangun koperasi-koperasi Rakyat; dan bidang Kebudayaan.
Dalam deklarsi IRR yang digelar di Bekasi pada Sabtu kemarin (10/5), hadir 700 orang dari berbagai elemen masyarakat yang siap menjadi relawan Jokowi dari mulai penggalangan hingga menjaga TPS dan penghitungan suara. Kelompok masyarakat yang mendeklarasikan IRR terdiri dari perwakilan pedagang kecil, buruh swasta dan BUMN, TKI dan keluarganya, perwakilan petani seperti Serikat Petani Indonesia yang dipimpin Henri Saragih. perwakilan buruh seperti Jaya Santosa yang merupakan Presiden ASPEK Indonesia dan Ketua Umum DPP Serikat Pekerja Pos Indonesia, perwakilan guru honorer, perwakilan pekerja limbah industri, Komunitas Orang Indonesia (Oi),pekerja seni tradisi, serta tenaga kesehatan. [ysa]