Berita

foto:net

Olahraga

Pebalap Indonesia Dihadang Tiga Jawara Tour De Singkarak

SABTU, 10 MEI 2014 | 19:37 WIB | LAPORAN:

Perhelatan Tour de Singkarak (TDS) 2014 akan digelar 7 sampai 15 Juni mendatang. Ajang ini menjadi sarana bagi pebalap sepeda Indonesia untuk mempersiapkan diri jelang tampil di Asian Games XVII di Incheon, Korea Selatan.

Pada perhelatan yang keenam kalinya, pebalap sepeda akan menjelajahi sembilan etape. TDS 2014 dikemas menjadi kegiatan berkualitas dengan jarak tempuh 1.250 km. Semua akan bersaing memperebutkan total hadiah Rp 1,3 miliar yang disediakan panitia.

Ketua Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) Edmound JT Simorangkir, mengatakan TDS 2014 merupakan rangkaian persiapan menuju Asian Games. Indonesia menargetkan satu emas pada ajang yang digelar 19 September hingga 4 Oktober tersebut.


"TDS 2014 merupakan ujicoba awal karena bisa mengukur kemampuan kita di tingkat Asia. Ini bagian dari program pembinaan khususnya tim pelatnas," kata Simorangkir yang dihubungi di Jakarta, Sabtu pagi (10/5).

Jumlah peserta yang akan bertanding dalam Tour tahun ini  20 tim dari 23 negara yaitu Indonesia, Malaysia, Tunisia, Selandia Baru, Thailand, Australia, Iran, Singapura, Argentina, Spanyol, Taiwan, Uni Emirat Arab, Brunei Darussalam, Belanda, Korea Selatan, Amerika Serikat, Uzbekistan, Mongolia, Inggris, Filipina, Maroko, Moldova dan Jepang. Indonesia sebagai tuan rumah mengirimkan lima tim untuk bersaing melawan negara lain.

Tidak gampang bagi Indonesia untuk meraih prestasi di ajang ini. Pertarungan sengit akan terjadi melihat tiga juara Tour de Singkarak terdahulu, Oscar Pujol Munoz (2012), Amir Zargari (2011), dan Ghader Mizbani (2009, 2010, dan 2013) telah memastikan berpartisipasi.

"Saya berharap tim Indonesia bisa menyaingi atlet-atlet dari luar negeri. Target memperbaiki peringkat pada tahun lalu. TDS 2014 menguntungkan bagi atlet Indonesia jelang tampil di Asian Games," tutur Simorangkir. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya