Berita

syahganda nainggolan/net

Syahganda Yakin Pasangan Prabowo-Hatta Akan Direspon Positif Publik

SABTU, 10 MEI 2014 | 15:21 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Bila jadi, duet Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional Hatta Rajasa akan menjadi kekuatan efektif bagi masa depan kepemimpinan Indonesia sekaligus dapat direspon positif oleh publik secara luas.

Demikian disampaikan Ketua Dewan Direktur Lembaga Kajian Publik Sabang-Merauke Circle (SMC) Syahganda Nainggolan. Menurut Syahganda, Prabowo dan Hatta merupakan dua figur nasional yang bisa saling melengkapi dengan komptetensi masing-masing yang tidak lagi diragukan, guna membawa agenda kemajuan bangsa baik di bidang ekonomi maupun kehidupan lainnya.

"Prabowo dengan latar belakang kepemimpinan militer yang tegas sementara Hatta mewakili kemampuan dan pengalaman seorang teknokrat pembangunan, sehingga keduanya akan mampu mengelola negara dan bangsa ini dengan baik untuk kepentingan rakyat," jelas Syahganda, yang juga kandidat doktor ilmu kesejahteraan sosial Universitas Indonesia (UI), beberapa saat lalu (Sabtu, 10/5)


Ia mengatakan, Indonesia memerlukan adanya model kepemimpinan yang kuat agar keberadaan nasib rakyat yang sejauh ini masih memprihatinkan, bisa bangkit menuju kehidupan sejahtera di samping untuk melahirkan kemandirian pada aspek berbangsa dan bernegara di antara bangsa-bangsa lain di dunia.

"Jadi, harapan tersebut jauh lebih mudah dimandatkan kepada Prabowo-Hatta, karena memang kapasitasnya tergolong paling memadai sebagai capres/cawapres yang kini ada," ujar anggota dewan pengarah Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA-ITB) Pusat itu.

Lebih lagi, tambah Syahganda, basis dukungan sosial kerakyatan terhadap Prabowo-Hatta juga boleh dikatakan cukup besar untuk mendapatkan apresiasi masyarakat termasuk dukungan kemenangan dalam Pilpres mendatang.

"Saya berpendapat sosok Prabowo-Hatta akan menjadi semangat besar nasional yang dirindukan dan diharapkan oleh rakyat," tegasnya.

Syahganda menyebutkan, pasangan capres/cawapres Prabowo-Hatta pun menggambarkan wujud kehadiran suatu gairah kepemimpinan yang tidak tunduk pada tekanan asing baik politik ataupun ekonomi, dan karenanya hal itu akan meletakkan spirit atas peran bangsa ke depan yang berkarakter termasuk dalam kiprahnya di tingkat nasional serta internasional.

"Inilah yang seharusnya dinilai oleh masyarakat terkait siapa yang pantas didukung untuk memimpin Indonesia berikutnya," ungkap Syahganda.

Ia menyatakan, kehendak mencapai Indonesia bermartabat di dalam negeri dan dunia itu telah terbuka dengan upaya memasangkan Prabowo-Hatta oleh sejumlah partai koalisi yang mendukungnya. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya