Berita

Olahraga

Ahok Kembali Tagih Kewajiban Pengembang Bangun Fasos Fasum

JUMAT, 09 MEI 2014 | 18:57 WIB | LAPORAN:

Masih banyak pengembang properti di Jakarta enggan membangun fasilitas sosial dan umum (fasos/fasum) buat warga ibukota. Berbagai alasan digunakan para pengembang itu untuk menghindar dari kewajiban mereka.

"Mereka (pengembang) menyerang balik, perekonomian menurun setelah dipimpin Jokowi-Ahok katanya," beber Wagub DKI, Basuki Tjahaja Purnama di Balaikota, Jakarta Pusat, Jumat (9/5).

Ahok, demikian wakil Jokowi ini disapa, menampik tudingan para pengembang tersebut. Menurut dia, yang terjadi justru Pemprov memperketat pengurusan izin dagang. Tujuannya, untuk mengawasi peredaran barang dan jasa di masyarakat. Hal ini yang sebetulnya dikeluhkan para pengusaha properti.


"Karena pertumbuhan ekonomi paling baik di DKI kan memang properti, penjualan properti semua. Nah dulu pengusaha bisa jual, izin belum keluar pun bisa jual, belum ada putusan tim penasehat teknis, arsitektur perkotaan dan bangunan itu loh. Sekarang kan enggak bisa. Nah menggerutu semua nih, turun ekonomi katanya," papar suami dari Veronica Tan ini.

Disadarinya memang banyak pengusaha merasa keberatan dengan aturan baru yang ditetapkan oleh Pemprov ini. Namun ia tak peduli.

"Menghambat lah, lambat lah katanya. Ya kadang-kadang anda nggak bisa muasin semua orang. Emangnya kita barang pemuas?," ketus Ahok.

Pemprov DKI, kata Ahok menekankan, tidak pandang bulu dalam menerapkan aturan properti. Siapa pun pengembang yang hendak berbisnis di Jakarta berkewajiban membangun fasos dan fasum sesuai aturan berlaku.

"Saya bilang kamu mesti beres dong, mana tanahnya katanya, tanah kita kan mesti siapin eh malah ngilang lagi dia tapi beberapa di antara mereka kurang bahagialah he he he," katanya bangga.[wid]


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Tak Perlu Takut dengan Ide Kewarganegaraan Ganda Prabowo

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:26

Cara Mengubah Desil DTSEN Secara Online dan Offline, Lengkap dengan Langkahnya

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:15

Tak Cuma Revisi, DPR Sepakat Regulasi Baru Migas

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:14

GBNI Dukung Program Kerakyatan Prabowo

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:37

B50 Perkuat Kemandirian Energi, Hemat Devisa, dan Dorong Transformasi Ekonomi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:34

Presiden Perintahkan Penanganan Darurat, Wamensos Terjun ke Lokasi Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:28

21 Kantong Parkir Disiapkan Saat Perayaan HUT ke-81 RI di Jakarta

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:31

MBG Harus Kembali ke Tujuan Awal Bukan Jadi Ladang Bisnis

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:21

Ruas Jalan di Jakarta Direkayasa Saat Perayaan HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:12

Besok! Ongkos Transjakarta, MRT, dan LRT Jakarta Cuma Rp8

Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:30

Selengkapnya