Berita

net

Politik

Bila Gandeng Hatta Rajasa, Prabowo Salip Jokowi-JK

JUMAT, 09 MEI 2014 | 14:42 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Calon presiden (capres) Gerindra, Prabowo Subianto mampu ungguli elektabilitas capres PDI Perjuangan Joko Widodo bila gandengan Hatta Rajasa sebagai calon wakil presiden.

Hal itu ditunjukkan dalam hasil survei terbaru yang dirilis oleh Nurjaman Center for Indonesian Democracy pada Jumat (9/5).

Hasil survei menunjukkan bahwa pasangan Prabowo-Hatta memperoleh 56,2 persen, mengalahkan pasangan Jokowi-Jusuf Kalla yang memperoleh 43,8 persen.


Survei tersebut digelar dengan melihat adanya pergerakan suara yang signifikan pada kedua pasangan capres-cawapres tersebut sekalipun keduanya belum resmi diumumkan.

"Secara mengejutkan pilihan capres-cawapres yang ideal jatuh kepada pasangan Prabowo-Hatta," kata Direktur NCID Jajat Nurjaman dalam rilisnya.

Menurut Jajat, dalam beberapa waktu terakhir, elektabilitas Prabowo cenderung meningkat, sedangkan Jokowi cenderung menurun.

"Hal ini bisa disebabkan oleh banyak faktor. Namun keputusan Prabowo untuk berorasi pada perayaan hari buruh ditenggarai menjadi alasan utama kenaikan elektabilitasnya," jelas Jajat.

"Sementara Capres dari PDIP, Joko Widodo masih dilingkup oleh banyak teka-teki perihal Cawapres, juga visi dan misi yang sampai saat ini belum jelas," lanjutnya,

Lebih lanjut ia menguraikan bahwa berdasarkan wacana yang berkembang di masyarakat, sejumlah nama yang dinilai layak menjadi calon wakil presiden adalah Mahfud MD, Jusuf Kalla, Hatta Rajasa dan Abraham Samad.

"Dari mereka semua, memang pak Hatta Rajasa punya kapabilitas lebih, juga rekam jejak yang relatif bersih. Pesaing terkuat beliau mungkin hanya pak Jusuf Kalla. Dinamika politik menjelang Pilpres akan semakin menarik," tandasnya.

Survei tersebut dilakukan dengan mengirimkan SMS kepada 2.500 nomor telpon pada tanggal 2 hingga 7 Mei 2014. Dari jumlah tersebut, terdapat 1.864 responden yang menjawab.

Metode yang digunakan adalah top of mind, multistage random sampling, dengan tingkat partisipasi survei sebesar 59 persen dan margin eror sebesar 4,5 persen. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Ketum PDIP Tinjau Kantor Baru Megawati Institute

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:14

Polisi Bongkar Jaringan Senpi Ilegal Dipakai Begal, Dijual di Facebook Hingga Tokopedia

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:09

Bupati Sudewo dan Tiga Kades Kajen Resmi Ditahan, Digiring ke Rutan Pakai Rompi Oranye

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:53

Wapres Gibran Blusukan ke Pasar Borong Daun Bawang

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:48

Istana Rayakan Prestasi Timnas Maroko sebagai Runner-Up Piala Afrika 2025

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:32

Polisi Sudah Periksa 10 Saksi dan Ahli Terkait Pelaporan Pandji Pragiwaksono

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:29

Komisi II Hanya Fokus Revisi UU Pemilu, Bukan Pilkada

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:22

Thomas Djiwandono Mundur dari Gerindra Usai Dicalonkan Jadi Deputi Gubernur BI

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:10

Bupati Pati Sudewo dan Tiga Kades Patok Harga hingga Rp225 Juta per Jabatan Perangkat Desa

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:00

Daftar 28 Perusahaan Sumatera yang Izinnya Dicabut Prabowo

Selasa, 20 Januari 2026 | 20:56

Selengkapnya