Berita

ilustrasi/net

Majelis Taklim Sangat Berperan dalam Pencegahan Bahaya Narkoba

JUMAT, 09 MEI 2014 | 07:12 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Di antara elemen penting yang berperan dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba adalah majelis taklim. Tak heran, Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama dengan Gerakan Nurani Nusantara (GANN) terus menggandeng majelis taklim yang tergabung dalam Badan Koordinasi Majelis Taqlim Masjid (BKMM)

"Orang tua yang memiliki pengetahuan dan keterampilan tentang cara mengasuh anak yang baik, serta  memiliki pengetahuan tentang strategi-strategi pencegahan penyalahgunaan narkoba terbukti mempunyai harapan besar untuk menjamin anak-anaknya bebas narkoba," kata Konsultan Deputi Pencegahan BNN, Paulina G. Padmohoedojo dalam acara focus group discussion (FGD) yang digelar BNN dan GANN di Cinere, Depok (Kamus, 8/5).

Sementara itu, Ketua Umum GANN, M. Fariza Y Irawady, menyampaikan bahwa ada dua peran yang dapat dilakukan oleh ibu-ibu majelis takilm. Pertama, peran pencegahan, karena aktivitas yang sangat intensif, minimal  seminggu sekali mengadakan pengajian serta memberi arahan dan petunjuk bagaimana seandainya ada penyalahguna di lingkungannya. Kedua, majelis taklim dapat berperan untuk mengajak lingkungannya untuk melaporkan apabila ada penyalahguna untuk selanjutnya dapat dilakukan rehabilitasi.


"’BNN saat ini sudah menyatakan komitmen besarnya untuk mengedepankan rehabilitasi daripada memenjarakan dan itu harus dimanfaatkan secara optimal. Komitmen Kepala BNN itu harus direspons positif oleh masyarakat denan membuat jaringan masyarakat yang lebih besar dari jaringan pengedar untuk melindungi masyarakat dari bahaya narkoba," ujar Fariza sambil menegaskan bahwa GANN siap mengejawantahkan komitmen BNN.

Terkait dengan hal ini, Ketua Badan Koordinasi  Majelis Taklim Masjid  Kecamatan Cinere, Iing Khoiriah, menyatakan kesiapannya untuk menyebar luaskan materi yang telah didapatkannya, khususnya ke anggota majelis taklim dan umumnya kepada seluruh masyarakat.

"Kami juga  mengapresiasi petunjuk yang diberikan dalam FGD ini  jika kami menemukan masalah narkoba di lingkungan, kami ada pegangan sekarang," demikian Iing. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya