Berita

Olahraga

Ahok Marah-marah Jumlah Honorer Dinas Kebersihan Melonjak Dratis

KAMIS, 08 MEI 2014 | 16:57 WIB | LAPORAN:

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama secara blak-blakan mengkritisi kinerja Kepala Dinas Kebersihan terdahulu, Unu Nurdin. Betapa tidak, hingga memasuki Mei 2014, daftar nama pengawai honorer di Dinas Kebersihan Pemprov DKI belum jua diterimanya.

"Saya cek inspektorat katanya ada 7 ribu pegawai honorer. Pak Unu (Mantan Kepala Dinas Kebersihan DKI) bilang 3.500 orang. Sampai Pak Unu turun tidak pernah kasih nama dan alamat pekerja itu. Heran," ujar Ahok dengan suara tinggi, Kamis sore (8/5).

Ahok pun meminta agar Saptatri Ediningtyas yang baru dilantik sebagai pemimpin di Dinas Kebersihan, beberapa waktu lalu tidak mencoreng namanya.


"Kita pilih Bu Tyas, kata pak jokowi Bu Tyas nggak sanggup (jadi kepala dinas kebersihan). Tetapi saya pasang badan," ungkapnya.

Ahok tampak berkali-kali melempar laporan tertulis nama-nama pegawai yang bersampul warna biru ke atas mejanya. Ia marah karena ternyata jumlah pegawai honorer yang dilaporkan Saptatri melonjak menjadi 10.721 orang.

"Saya tunggu ada yang tercecer tiba-tiba ada 10.721 pegawai. Terus saya tanya ke kepala dinas kebersihan, katanya ada tambahan dari air juga. Saya tanya hitung juga nggak jelas," katanya.

Saptatri yang duduk disamping Ahok hanya terdiam sambil mengangguk-anggukkan kepala. Dengan suara tertahan Saptatri pun menyampaikan kalimat-kalimat pendek.

"Iya pak, siap," katanya dengan suara lirih.

"Nah puluhan ribu orang yang nggak jelas ini cukup nggak bersihin Jakarta sampai bersih?" tanya Ahok di hadapan puluhan orang yang hadir di ruang rapat lantai 2 Balaikota.

"iya pak," sahut Saptatri lagi.[wid]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Tak Perlu Takut dengan Ide Kewarganegaraan Ganda Prabowo

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:26

Cara Mengubah Desil DTSEN Secara Online dan Offline, Lengkap dengan Langkahnya

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:15

Tak Cuma Revisi, DPR Sepakat Regulasi Baru Migas

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:14

GBNI Dukung Program Kerakyatan Prabowo

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:37

B50 Perkuat Kemandirian Energi, Hemat Devisa, dan Dorong Transformasi Ekonomi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:34

Presiden Perintahkan Penanganan Darurat, Wamensos Terjun ke Lokasi Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:28

21 Kantong Parkir Disiapkan Saat Perayaan HUT ke-81 RI di Jakarta

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:31

MBG Harus Kembali ke Tujuan Awal Bukan Jadi Ladang Bisnis

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:21

Ruas Jalan di Jakarta Direkayasa Saat Perayaan HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:12

Besok! Ongkos Transjakarta, MRT, dan LRT Jakarta Cuma Rp8

Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:30

Selengkapnya