Berita

ilustrasi/net

Dunia

Rusia Bersiap Jajaki Bulan Tahun 2030

KAMIS, 08 MEI 2014 | 14:15 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Rusia berencana menempatkan sebuah koloni berawak di bulan pada tahun 2030 mendatang.

Hal itu dilaporkan oleh surat kabar Rusia Izvestia seperti dikutip The Moscow Times (Kamis, 8/5).

Dalam laporan disebutkan bahwa rancangan program pemerintah tersebut disiapkan oleh Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia, badan antariksa federal Roscosmos, Moscow State University dan beberapa lembaga penelitian ruang angkasa. Terdapat tiga tahap rancangan pengiriman awak ke bulan.


Tahap pertama adalah pengiriman robot ke bulan pada tahun 2016 dan dekade selanjutnya. Kemudian tahap kedua, pada tahun 2028 Rusia melakukan persiapan untuk mengirimkan misi berawak ke satelit bumi tersebut.

Tahap terakhir, tepatnya pada tahun 2030, manusia akan dikirim ke permukaan bulan untuk menyiapkan infrastruktur untuk koloni awal yang menggunakan sumber daya lokal.

Dalam jangka panjang, program tersebut juga merancang pembangunan observatorium untuk pengawasan bumi dan luar angkasa di bulan.

Belum jelas berapa kisaran anggaran untuk menjalankan rancangan tersebut. Namun dalam tahap pertama, rancangan program diperkirakan menyedot anggaran sebesar 815.8 juta dolar AS. Rusia berharap dapat menggandeng investor swasta untuk membantu pembiayaan.

Namun agaknya Rusia harus bergerak cepat, pasalnya sejumlah negara juga berlomba menjalankan rancangan eksplorasi dserupa di bulan. Negara-negara yang juga memiliki rancangan serupa adalah Amerika Serikat, China, Jepang, dan India.

Sebauh perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat, California Moon Express bahkan berencana mengirim pesawat robot luar angkasa pertama ke bulan tahun depan. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Ketum PDIP Tinjau Kantor Baru Megawati Institute

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:14

Polisi Bongkar Jaringan Senpi Ilegal Dipakai Begal, Dijual di Facebook Hingga Tokopedia

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:09

Bupati Sudewo dan Tiga Kades Kajen Resmi Ditahan, Digiring ke Rutan Pakai Rompi Oranye

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:53

Wapres Gibran Blusukan ke Pasar Borong Daun Bawang

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:48

Istana Rayakan Prestasi Timnas Maroko sebagai Runner-Up Piala Afrika 2025

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:32

Polisi Sudah Periksa 10 Saksi dan Ahli Terkait Pelaporan Pandji Pragiwaksono

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:29

Komisi II Hanya Fokus Revisi UU Pemilu, Bukan Pilkada

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:22

Thomas Djiwandono Mundur dari Gerindra Usai Dicalonkan Jadi Deputi Gubernur BI

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:10

Bupati Pati Sudewo dan Tiga Kades Patok Harga hingga Rp225 Juta per Jabatan Perangkat Desa

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:00

Daftar 28 Perusahaan Sumatera yang Izinnya Dicabut Prabowo

Selasa, 20 Januari 2026 | 20:56

Selengkapnya