Berita

ryamizard ryacudu/net

POLLING RMOL

Untuk Sementara, Sosok yang Dinilai Paling Pantas Dampingi Jokowi Itu Ryamizard Ryacudu

KAMIS, 08 MEI 2014 | 09:30 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Sosok yang dinilai paling pantas untuk mendampingi capres PDI Perjuangan Joko Widodo ternyata adalah mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu.

Demikian pandangan yang terekam dalam polling Rakyat Merdeka Online. Polling yang dimulai sejak 30 April lalu itu bertema dengan nada pertanyaan: Siapakah yang Pantas Mendampingi Jokowi?

Dari hasil polling itu, hingga saat ini, Ryamizard mengungguli sosok lain. Pembaca RMOL yang bersedia menentukan pilihan kepada jenderal yang dikenal sangat nasionalis itu mencapai 24,8 persen.


Di posisi dua ada ekonom senior Rizal Ramli. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) serta anggota Panel Ahli Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang dikenal sangat memahami makro dan mikro ekonomi Indonesia ini mendapat raihan 22,6 persen.

Sementara mantan Ketua Umum Golkar Jusuf Kalla harus puas di posisi tiga. Perolehan dukungan untuk Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Palang Merah Indonesia (PMI) ini mencapai 17,7 persen.

Di bawah JK, ada mantan Ketua Umum Golkar lain, Akbar Tanjung, yang memperoleh 16,6 persen.

Di posisi paling bawah ada anggota Dewan Pertimbangan Partai Golkar, Jenderal (Purn) Luhut Panjaitan. Jenderal Luhut Panjaitan mencapai 5,7 persen dukungan.

Sementara itu, ada 12,6 persen pembaca yang memilih tokoh lain, di luar kelima tokoh di atas yang belakangan sering disebut-sebut sebagai cawapres potensial untuk Jokowi.

Patut dicatat, polling ini tidak menggunakan kaidah ilimiah, dan tidak menggambarkan kehendak umum rakyat Indonesia. Polling ini hanya menggunakan metode one ip one vote, dari pembaca RMOL, dan itu pun yang bersedia menentukan pilihan. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya