Berita

hadar gumay/net

Kolega di Unfrel 1999 Minta Hadar Gumay Mundur dari KPU

RABU, 07 MEI 2014 | 07:15 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Patut disesalkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat dan Badan Pengawas Pemilu tidak peka dan tidak curiga atas karut-marutnya pemilihan legislatif di kota Depok yang juga ditengarai melibatkan elit politik nasional.

"KPU dan Bawasalu cenderung mendiamkan kondisi  yang memalukkan tersebut, padahal jaraknya Depok tidak jauh dari kota  Jakarta," kata politisi muda PDI Perjuangan, Fahmi Habcy, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Rabu, 7/5).

Seharusnya, ungkap Fahmi,  KPU Pusat dan Bawaslu bisa menjadikan kota Depok sebagai random sampling investigasi mendalam atas kasus kecurangan pileg dari DPR RI, Propinsi hingga kota. Jika tidak pernah dibongkar maka budaya ini akan terus melahirkan para bandit suara rakyat dan pelacur demokrasi.


Dan ini, lanjutnya, berimbas pada kualitas parlemen 2014 yang semakin amburadul dibanding 2009. Sebab akan terbiasa merampok uang rakyat dan bolos pemalas ketika di parlemen sebagaimana perilaku sebelumnya merampok suara pemilih pileg 2014.

"Sebagai sesama deklarator University Network for Free and Fair Election (Unfrel) 1999, saya menyarankan Hadar Gumay untuk mundur dari KPU Pusat karena nampaknya Bung Hadar lebih bermanfaat buat demokrasi ketika berani, peka dan kritis  saat menjadi pejuang  pemilu Jurdil di Cetro dibanding menjadi anggota KPU Pusat," demikian Fahmi. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya