Berita

jokowi-samad/net

Politik

Jokowi-Samad Libas Prabowo-Ical Satu Putaran

SELASA, 06 MEI 2014 | 19:27 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Bakal capres PDI Perjuangan, Joko Widodo (Jokowi), akan sangat ideal bila dipasangkan dengan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad. Pasangan itu diyakini bakal memenangkan pemilihan presiden lewat satu putaran.

"Bagi kami, Jokowi dan Abraham Samad adalah pasangan yang sangat ideal. Mereka mewakili kesederhanaan, kejujuran, intelektualitas, keadilan antikorupsi dan tidak merupakan bagian dari masa lalu," ujar koordinator Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) yang tersebar di 16 Provinsi, Mustar Bona Ventura, dalam pernyataan persnya, Selasa (6/5).

Pospera menilai, rekam jejak Samad pasti jauh lebih baik jika dibandingkan dengan rekam jejak para bakal calon wakil presiden lainnya.


Selain integritas Jokowi-Samad yang tidak perlu diragukan, Popspera menilai bahwa kehadiran dua pemimpin muda di skala nasional bisa memberi harapan baru bagi rakyat. Bagi dunia usaha, duet ini diyakini akan memberikan kondisi yang kondusif bagi berkembangnya dunia usaha yang bebas korupsi, upeti dan biaya siluman. Sementara di dunia internasional, kedua orang ini akan mampu memulihkan kepercayaan dunia kepada Indonesia.

Jokowi-Abraham Samad juga merepresentasikan persatuan karena mewakili Indonesia Timur dan Barat. Pospera menekankan lagi, pasangan Jokowi-Samad mampu mengalahkan semua pasangan calon, terutama melawan pasangan Prabowo Subianto-Aburizal Bakrie yang baru-baru ini ramai diperbincangkan.

"Jika Prabowo-Ical diadu dengan Jokowi-Abraham Samad maka kami yakin Jokowi-Abraham akan menang dalam satu putaran," tegas Mustar. [ald]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya