Berita

jokowi/net

KEJAHATAN SEKSUAL

Jokowi Sudah Bergerak Sebelum Tantangan Ada

SELASA, 06 MEI 2014 | 18:33 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Semua calon presiden (capres) ditantang untuk menawarkan solusi atas persoalan yang kini mengemuka dan membuat publik geram. Persoalan itu adalah predator seksual yang menyerang anak-anak.

"Kalau Prabowo peka, dia bisa memainkan isu itu (untuk menaikkan elektabilitas). Begitu juga dengan Jokowi," kata pengamat politik dari Universitas Mercu Buana Jakarta, Heri Budianto.

Atas tantangan ini, anggota Tim Pakar Jokowi, Eva Kusuma Sundari, menegaskan bahwa perlindungan terhadap anak bukan hanya dari kekerasan seksual saja. Dan Jokowi, sebagai Gubernur DKI Jakarta , sudah bergerak untuk memberikan perlindungan bagi anak-anak.

"Desember 2013 lalu Pak Jokowi sudah menjalankan konsep untuk membuat Jakarta menjadi kota layak bagi anak," kata Eva beberapa saat lalu (Selasa, 6/5).

Dalam konsep itu, lanjut Eva, di kelurahan-kelurahan di DKI Jakarta sudah ada forum layak anak. Dan Jokowi pun memantau betul forum itu. Selain itu, ada Peraturan Daerah DKI 8/2006 tentang jam wajib belajar yang berlaku sejak 2 Oktober 2013 silam.

"Jadi anak-anak usia pelajar saat malam ya di rumah, bukan keluyuran yang malah riskan karena tidak terlindungi," demikian Eva. [ysa

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya