Berita

joko widodo/net

Survei SMRC Kian Membuktikan Pemilih Jokowi Memang Tersebar di Semua Partai

SELASA, 06 MEI 2014 | 15:23 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Jokowi diperspesikan dekat dengan rakyat dan bisa berkomunikasi dengan berbagai pihak, termasuk dengan parpol lain. Maka tak heran, temuan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan bahwa pemilih Jokowi hampir merata di semua partai.

"Jokowi dan Prabowo Subianto sebenarnya antitesa dari model kepemimpinan SBY. Namun, kepemimpinan Jokowi lebih dilihat masyarakat karena dia efektif, dekat dengan rakyat, dan Jokowi mau mendengar rakyat," kata pengamat politik Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta, Mada Sukmajati, beberapa saat lalu (Selasa, 6/5).

Dalam survei SMRC yang dirilis Minggu kemarin (4/5), Jokowi memperoleh dukungan sekitar 64 persen dari pemilih Partai Nasdem, 47 persen dari pemilih Partai Demokrat, 44 persen dari pemilih PKB, 42 persen dari pemilih PA, 40 persen dari pemilih PPP, 38 persen dari pemilih Partai Golkar, dan 36 persen dari pemilih PKS. Bahkan, 16 persen pemilih Partai Gerindra pun akan memberikan suaranya untuk Jokowi.


Mada mengatakan, dimensi kandidat presiden memang akan jauh lebih menonjol ketimbang dimensi partai dalam pemilu presiden. Masyarakat pemilih bakal mempertimbangkan faktor individu kandidat presiden ketimbang asal partai atau partai yang mendukungnya.

Selain itu, lanjutnya, pemilih juga memperhatikan faktor lain seperti masa lalu, rekam jejak, kepribadian kandidat presiden, serta program-program yang ditawarkan. Bahkan pemilih memandang dimensi lain yang lebih personal, seperti kepemimpinan sederhana, bakal menjadi pertimbangan pemilih.

Mada pun menilai hasil survei SMRC itu mengkonfirmasi pemilih Jokowi memang tersebar merata di pelbagai lapisan. Dari sejumlah survei, menunjukkan sebaran pemilih Jokowi masih lebih banyak ketimbang Prabowo.

Misalnya, pemilih Jokowi ada yang berpendidikan tinggi di atas SMA, ada pula pemilih dari kalangan dengan pendidikan rendah. Selain itu, Jokowi tidak hanya disukai atau diidolakan oleh pemilih di perkotaan tetapi juga di pedesaan.

"Generasi era 80-90 bakal memilih Jokowi karena rata-rata dari mereka mengetahui rekam jejak Prabowo pada masa lalu," demikian Mada. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya