Berita

yonhap

Dunia

Di Buddha's Birthday Presiden Korsel Sesali Tragedi Kapal Sewol

SELASA, 06 MEI 2014 | 13:41 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Korea Selatan Park Geun-hye kembali mengutarakan penyesalan dan permintaan maaf sebagai pemimpin negara atas peristiwa tenggelamnya kapal feri Sewol.

Permintaan maaf tersebut disampaikannya dalam upacara keagamaan peringatan Buddha's Birthday yang juga digelar untuk mengenang para korban yang tewas dalam kejadian tersebut. Park berjanji untuk melakukan perbaikan sistem sosial dan penegakkan peraturan demi mencegah hal serupa terulang kembali.

"Orang-orang yang dibutakan oleh keinginan duniawi tidak mematuhi peraturan keselamatan, dan menghadap ketidakadilan tersebut akhirnya menyebabkan kematian orang-orang," kata Park dalam upacara yang digelar di Jogye Order yakni sekte Buddha terbesar di Korea Selatan pada Selasa (6/5).


Putri mantan presiden ketiga Korea Selatan Park Chung-hee itu merujuk nilai-nilai Buddha yang menghargai seluruh hal dalam kehidupan. Karena itu, Park menyebut dirinya juga berkomitmen untuk membawa perubahan dalam mempekuat peraturan keamanan di negeri gingseng tersebut.

Acara tahunan tersebut kali ini digelar untuk menghormati korban dan menghibur anggota keluarga korban yang berduka akibat insiden tersebut.

"Saya berdoa bagi jiwa-jiwa para korban dan berharap semoga rahmat Budha bersama dengan keluarga yang ditinggalkan," kata Park seperti dilansir media setempat Yonhap.

Tenggelamnya kapal feri Sewol sendiri telah mengakibatkan sebanyak 263 orang tewas dan 39 lainnya masih belum ditemukan.

Park adalah presiden Korea Selatan pertama yang pernah menghadiri upacara Buddha's Birthday. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Ketum PDIP Tinjau Kantor Baru Megawati Institute

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:14

Polisi Bongkar Jaringan Senpi Ilegal Dipakai Begal, Dijual di Facebook Hingga Tokopedia

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:09

Bupati Sudewo dan Tiga Kades Kajen Resmi Ditahan, Digiring ke Rutan Pakai Rompi Oranye

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:53

Wapres Gibran Blusukan ke Pasar Borong Daun Bawang

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:48

Istana Rayakan Prestasi Timnas Maroko sebagai Runner-Up Piala Afrika 2025

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:32

Polisi Sudah Periksa 10 Saksi dan Ahli Terkait Pelaporan Pandji Pragiwaksono

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:29

Komisi II Hanya Fokus Revisi UU Pemilu, Bukan Pilkada

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:22

Thomas Djiwandono Mundur dari Gerindra Usai Dicalonkan Jadi Deputi Gubernur BI

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:10

Bupati Pati Sudewo dan Tiga Kades Patok Harga hingga Rp225 Juta per Jabatan Perangkat Desa

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:00

Daftar 28 Perusahaan Sumatera yang Izinnya Dicabut Prabowo

Selasa, 20 Januari 2026 | 20:56

Selengkapnya