Berita

joko widodo/net

Sikap Abraham Samad pada Jokowi Cerminkan Harapan Rakyat Indonesia

SELASA, 06 MEI 2014 | 13:18 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Korupsi, yang terjadi akibat kebocoran anggaran dan kolusi antara birokrasi dan pengusaha, merupakan salah satu persoalan utama di Republik ini. Masyarakat pun berharap ada pemimpin yang punya komitmen tinggi pada pemberantasan korupsi, juga selama ini sudah membuktikan diri memang tidak korup.

Maka dalam konteks inilah, Direktur Ekskutif Lingkar Madani (Lima) Indonesia, Ray Rangkuti, menempatkan pernyataan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad yang menyebut Jokowi pantas menjadi presiden.

Pernyataan Abraham ini, kata Ray, merepresentasikan harapan masyarakat Indonesia terkait dengan kepemimpinan nasional dalam hal pemberantasan korupsi. Dan ini mengacu pada track record kepemimpinan Jokowi, baik saat memimpin Kota Solo maupun dalam kepemimpinannya di DKI Jakarta.


"Kalau soal transparan, Jokowi bagaimanapun sudah menunjukkan hal itu di Jakarta dan Solo. Seperti soal kereta api monorel, MRT, pembenahan waduk, kali, dan pasar pasar," kata Ray beberapa saat lalu (Selasa, 6/5).

Ray yakin bila dalam lima tahun mendatang korupsi bisa diberantas maka Indonesia punya harapan. Sebab Indonesia, bila saja tidak ada praktek korupsi, sudah sangat cukup untuk membiayai kebutuhan rakyat.

Ketua KPK Abraham Samad tak sengaja bertemu dengan Jokowi di ruang VVIP Bandara Adi Sucipto, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Sabtu lalu (3/5). Dalam kesempatan itulah Abraham menyatakan bahwa Jokowi pantas menjadi Oresiden RI ketujuh. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya