Berita

ilustrasi

Dunia

Legal, Ganja Dijual Kurang dari Satu Dolar AS

SABTU, 03 MEI 2014 | 11:57 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ganja akan segera diproduksi dan dijual secara legal di Uruguay pada akhir tahun ini.

Hal tersebut tertuang dalam rancangan undang-undang (RUU) yang diperkirakan akan mulai diberlakukan minggu depan.

RUU tersebut menyebut bahwa setiap rumah boleh memiliki hingga enam tanaman ganja. Selain itu RUU juga memperbolehkan ganja dijual dan dikonsumsi di tempat yang sama dengan rokok.


Konsumsi ganja dan rokok diperbolehkan di sejumlah ruang publik, tapi tidak di tempat kerja. Selain itu, bila seseorang tertangkap mengemudi sambil mengkonsumsi ganja akan terkena hukuman sama dengan orang yang mengemudi di bawah pengaruh alkohol.

Seorang pejabat tinggi pemerintah, Diego Canepa menyebut bahwa per gram ganja akan diperkirakan akan dijual dengan harga 0.85 dolar AS dan 0.95 dolar AS.

"Menjelang akhir November atau awal Desember, penjualan ganja sudah akan tersedia di negara melalui apotek," kata Canepa (Jumat, 2/5).

Ia menjelaskan bahwa dalam waktu 15 hari ke depan, pemerintah akan memulai proses perizinan bagi perusahaan yang tertarik untuk melakukan pengembangan ganja.

Pemerintah Uruguay sendiri, seperti dilansir CNN, memperikrakan bahwa permintaan ganja di negara tersebut antara 18 hingga 22 ton atau setara dengan sekitar 10 hektar perkebunan ganja.

Uruguay sendiri merupakan negara pertama di dunia yang melegalkan konsumsi ganja sejak tahun lalu. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Ketum PDIP Tinjau Kantor Baru Megawati Institute

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:14

Polisi Bongkar Jaringan Senpi Ilegal Dipakai Begal, Dijual di Facebook Hingga Tokopedia

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:09

Bupati Sudewo dan Tiga Kades Kajen Resmi Ditahan, Digiring ke Rutan Pakai Rompi Oranye

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:53

Wapres Gibran Blusukan ke Pasar Borong Daun Bawang

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:48

Istana Rayakan Prestasi Timnas Maroko sebagai Runner-Up Piala Afrika 2025

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:32

Polisi Sudah Periksa 10 Saksi dan Ahli Terkait Pelaporan Pandji Pragiwaksono

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:29

Komisi II Hanya Fokus Revisi UU Pemilu, Bukan Pilkada

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:22

Thomas Djiwandono Mundur dari Gerindra Usai Dicalonkan Jadi Deputi Gubernur BI

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:10

Bupati Pati Sudewo dan Tiga Kades Patok Harga hingga Rp225 Juta per Jabatan Perangkat Desa

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:00

Daftar 28 Perusahaan Sumatera yang Izinnya Dicabut Prabowo

Selasa, 20 Januari 2026 | 20:56

Selengkapnya