Berita

jokowi/net

Jokowi Merasa Jadi Korban Ketidakmampuan Menteri M. Nuh

JUMAT, 02 MEI 2014 | 09:07 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Calon presiden PDI Perjuangan, Joko Wiodo, menuntut Menteri Pendidikan Nasional, M. Nuh, untuk bertanggungjawab terkait dengan persoalan nama Jokowi yang muncul dalam soal Ujian Nasional (UN).

Jokowi juga meminta M Nuh secara pro aktif menjelaskan serta mengklarifikasi ke publik sehingga menghindari terjadinya penyesatan informasi publik yang justru merugikan nama baik Jokowi.

"Karena dalam perkembangan pemberitaan terhadap kasus ini, saya telah menjadi korban dari ketidakmampuan Kementrian Pendidikan Nasional dalam menjelaskan persoalan ini pada masyarakat," kata Jokowi dalam keterangan beberapa saat lalu (Jumat, 2/5).


Jokowi pun menolak upaya pengunduran jadwal ujian nasional dengan alasan apapun. Karena hal itu akan meresahkan masyarakat, terutama siswa-siswa yang sudah  mempersiapkan diri menghadapi ujian nasional.

Di Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada hari ini, Jokowi juga mengucapkan selamat Hari Pendidikan nasional.

"Terima kasih pada tenaga pendidik, baik guru, dosen, dan tenaga honorer yang telah mendedikasikan hidupnya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa," demikian Jokowi. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya