Berita

ilustrasi

Dunia

Ratusan Gadis Nigeria Dijual 12 Dolar AS Setelah Diculik dari Sekolah

KAMIS, 01 MEI 2014 | 12:57 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Nasib ratusan gadis remaja yang diculik oleh kelompok ektrimis bersenjata Boko Haram dari sebuah sekolah di Nigeria dua pekan lalu mulai dapat diungkap.

Pasalnya, kelompok hak asasi manusia setempat yakni Borno-Yobe People's Forum menyebut adanya dugaan bahwa lebih dari 200 gadis yang diculik tersebut dijual kepada pejuang Boko Haram dengan harga sekitar 12 dolar AS.

Salah seorang dari kelompok HAM itu, Halite Aliyu menyebut dugaan tersebut muncul setelah pihaknya menerima laporan mengenai adanya pernikahan massal yang digelar di sebuah desa di Sambisa Forest, dekat dengan perbatasan Nigeria dengan Kamerun. Wilayah tersebut juga diketahui merupakan basis persembunyian Boko Haram.


"Laporan terakhir adalah bahwa mereka dibawa menyeberangi perbatasan, beberapa ke Kamerun dan Chad," kata Aliyu pada Rabu (30/4) seperti dilansir Al Jazeera.

Namun ia menyebut bahwa informasi tersebut sulit untuk diverifikasi. "Kita hidup dalam keadaan anarki," kata Aliyu.

Diketahui sekitar 270 orang gadis remaja berusia 16 hingga 18 tahun diculik di sekolah Chibok Girls Secondary School, Asabe Kwambura dua minggu lalu. Sekitar 50 orang di antaranya berhasil melarikan diri sehari setelah penculikan. Namun 220 orang lainnya belum berhasil ditemukan dan tidak diketahui di mana keberadaannya saat ini.

Ketidakmampuan pemerintah dalam menangani masalah tersebut memicu protes baik dari keluarga para anak gadis yang diculik, maupun masyarakat internasional. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Ketum PDIP Tinjau Kantor Baru Megawati Institute

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:14

Polisi Bongkar Jaringan Senpi Ilegal Dipakai Begal, Dijual di Facebook Hingga Tokopedia

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:09

Bupati Sudewo dan Tiga Kades Kajen Resmi Ditahan, Digiring ke Rutan Pakai Rompi Oranye

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:53

Wapres Gibran Blusukan ke Pasar Borong Daun Bawang

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:48

Istana Rayakan Prestasi Timnas Maroko sebagai Runner-Up Piala Afrika 2025

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:32

Polisi Sudah Periksa 10 Saksi dan Ahli Terkait Pelaporan Pandji Pragiwaksono

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:29

Komisi II Hanya Fokus Revisi UU Pemilu, Bukan Pilkada

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:22

Thomas Djiwandono Mundur dari Gerindra Usai Dicalonkan Jadi Deputi Gubernur BI

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:10

Bupati Pati Sudewo dan Tiga Kades Patok Harga hingga Rp225 Juta per Jabatan Perangkat Desa

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:00

Daftar 28 Perusahaan Sumatera yang Izinnya Dicabut Prabowo

Selasa, 20 Januari 2026 | 20:56

Selengkapnya