Berita

presiden sby/net

HARI BURUH

Buruh Tak Kunjung Sejahtera Selama Dipimpin SBY

KAMIS, 01 MEI 2014 | 11:35 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Selama 10 tahun pemerintahan SBY berkuasa ternyata kesejahteraan buruh masih jauh dari harapan. Pertumbuhan ekonomi rata-rata 6 persen tidak berdampak pada kesejahteraan buruh. Hal ini dapat dilihat dari indeks ratio gini Indonesia 0,41, yang berarti tingkat kesenjangan pendapatan antara masyarakat miskin dan kaya masih lebar.

"Pertumbuhan ekonomi yang diagungkan pemerintah ternyata hanya dinikmati oleh segelintir orang yakni masyarakat kaya," kata Ketua Presidium Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMNI), Twedy Noviady Ginting, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Kamis, 1/5).

Bahkan menurut data BPS 2013, lanjutnya, penduduk miskin Indonesia bertambah 480.000 orang menjadi 28,55 juta jiwa. Pertambahan angka kemiskinan tersebut akibat kenaikan bahan bakar minyak (BBM) Pada Juni 2013 yang menciptakan inflasi 5,02 persen dan merembet pada kenaikan harga pangan. Sementara tingkat pendapatan dan daya beli masyarakat tidak bertambah.


Belum lagi, masih kata Twedy, kebijakan pemerintah di sektor perindustrian dan perburuhan tidak konsisten. Hal ini dapat dilihat dari belum adanya jaminan kepastian hukum, ketersediaan bahan baku industri,  infrastruktur yang mumpuni dan pemanfaatan pasar dalam negeri yang belum berpihak pada industri dalam negeri.

"Sehingga banyak industri gulung tikar dan menjadi trader produk impor akibat kalah bersaing dari produk impor yang lebih murah. Akibatnya,buruh menjadi korban, buruh kehilangan pekerjaan," demikian Twedy. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kemlu Telusuri Keterlibatan WNI dalam Kasus Online Scam di Malaysia

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:18

Pasar Kripto Lesu, Coinbase Rugi Rp6,8 Triliun

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:09

Syahganda Nainggolan: Ulama Punya Peran Strategis Bangun Gerakan Koperasi Pesantren

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:49

DPR Dorong Perlindungan Hukum dan Kesejahteraan Driver Ojol Lewat Revisi UU LLAJ

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:31

IHSG-Rupiah Tertekan Jelang Akhir Pekan

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:22

Selamat Jalan, James F. Sundah, Legenda Musik yang Berpulang di New York

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:21

Pelapor Dugaan Penggelapan Sertifikat Tanah Mengadu ke Kapolri

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:18

AS-Iran Saling Serang, Harga Minyak Naik Lagi

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:07

Bursa Asia Lemah saat Selat Hormuz Kembali Tegang

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:56

Prabowo Naik Maung ke Pembukaan KTT ke-48 ASEAN di Filipina

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:47

Selengkapnya