Berita

Koalisi Ramping Jokowi Mau Hilangkan Penyakit Kekuasaan

KAMIS, 01 MEI 2014 | 09:46 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. PDI Perjuangan dan capres Jokowi tak mau ada campur tangan kepentingan yang menyandera agenda kerakyatan. Itulah salah satu tujuan membentuk koalisi ramping.

"Ramping dari penyakit kekuasaan, bahkan zero dari hasrat koruptif.  Koalisi ramping adalah koalisi perjuangan untuk rakyat," kata Wakil Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Kamis, 1/5).

Karena itulah, lanjut Hasto, Jokowi membuka kesempatan yang seluas-luasnya bagi mereka yang ingin berjuang untuk kebangkitan Indonesia Raya. Jokowi membuka kesempatan kepada para insinyur Indonesia yang memiliki kemampuan untuk mendesain alat pengolah produk pertanian; kepada para ahli keuangan perbankan nasional yang bisa membuat terobosan kredit produktif untuk rakyat, tanpa jaminan, dan berdaya guna untuk meningkatkan produktivitas rakyat silahkan bergabung.


Jokowi juga, lanjut Hasto, membuka peluang kepada para guru yang bertekad untuk mengelorakan semangat murid-mudidnya menjadi manusia kreatif, bertanggung jawab, dan unggul. Juga kepada ara dokter dan perawat yang fokus untuk mengabdikan hidupnya untuk membuat rakyat sehat.

"Dengan koalisi yang tidak tersandera kepentingan kekuasaan, menjadikan Jokowi bebas dan merdeka untuk membangun kekuatan nasional yang penuh dedikasi pada kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia," demikian Hasto. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kemlu Telusuri Keterlibatan WNI dalam Kasus Online Scam di Malaysia

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:18

Pasar Kripto Lesu, Coinbase Rugi Rp6,8 Triliun

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:09

Syahganda Nainggolan: Ulama Punya Peran Strategis Bangun Gerakan Koperasi Pesantren

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:49

DPR Dorong Perlindungan Hukum dan Kesejahteraan Driver Ojol Lewat Revisi UU LLAJ

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:31

IHSG-Rupiah Tertekan Jelang Akhir Pekan

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:22

Selamat Jalan, James F. Sundah, Legenda Musik yang Berpulang di New York

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:21

Pelapor Dugaan Penggelapan Sertifikat Tanah Mengadu ke Kapolri

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:18

AS-Iran Saling Serang, Harga Minyak Naik Lagi

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:07

Bursa Asia Lemah saat Selat Hormuz Kembali Tegang

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:56

Prabowo Naik Maung ke Pembukaan KTT ke-48 ASEAN di Filipina

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:47

Selengkapnya