Berita

presiden sby/net

Politik

Ini Tantangan Presiden SBY untuk Penggantinya

RABU, 30 APRIL 2014 | 13:46 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Tahun  2014 di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, pukul 10.00 WIB tadi.

Musrenbangnas kali ini adalah yang terakhir bagi Presiden SBY karena masa jabatannya yang kedua berakhir pada Oktober mendatang. Dikutip dari presidenrri.go.id, SBY menyatakan, pencapaian pemerintah saat ini merupakan proses pembangunan jangka panjang. Ia mengimbau apa yang sudah baik dilanjutkan dan yang kurang ditingkatkan.

Di tengah berbagai tantangan, dijelaskan SBY, 10 tahun pemerintahannya menghasilkan banyak capaian. Salah satunya adalah angka Produk Domestik Bruto (PDB) yang terus meningkat, dan pada 2014 ini mencapai Rp 9,084 triliun. Sementara cadangan devisa mencapai 124,6 miliar dolar AS. SBY juga mengajak semua pihak untuk menyelesaikan pekerjaan rumah, terutama dalam pemberantasan korupsi tanpa pandang bulu.


Ia sempat menyinggung proses transisi kekuasaan yang akan terjadi. Kepada presiden baru hasil Pilpres 2014, Presiden SBY menyodorkan sejumlah tantangan.

"Saya tahu di ruangan ini banyak sekali calon presiden. Untuk amannya 50 persen calon presiden berasal dari ruangan ini, 50 persen dari luar ruangan ini," ujarnya, seperti diberitakan setkab.go.id.

Presiden menyebutkan beberapa poin tantangan dan harapan bagi presiden baru. Pertama, untuk terus meningkatkan pertumbuhan ekonomi menuju emerging market dalam 5-10 tahun. Kedua, meningkatkan kesejahteraan rakyat dengan indikator meningkatnya indek pembangunan manusia (IPM) yang makin tinggi. Kemudian, menegakkan hukum serta memberantas korupsi tanpa pandang bulu. Terakhir, menjaga stabilitas politik dan mematangkan dan meningkatkan mutu demokrasi.

"Pemilihan umum separuh telah berlangsung damai dan demokratis. Sebagai veteran Pilpres 2004 dan Pilpres 2009, harapan saya setelah damai, setelah demokratis, tingkatkan kualitasnya," pinta Presiden SBY.

"Mari kita dukung presiden baru nanti, siapapun yang terpilih, demi kepentingan bangsa kita," tegas SBY.

Musrenbangnas dihadiri Wakil Presiden, unsur pimpinan DPR RI, gubernur, bupati, walikota, pimpinan dan anggota KEN, KIN, pimpinan lembaga pemerintahan non kementerian, sampai para pimpinan organisasi non pemerintah. [ald]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya