Berita

jusuf kalla di unpatti

Politik

JK: Marah dan Keluh Bukan Solusi Bangsa

RABU, 30 APRIL 2014 | 13:23 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Anak muda wajib untuk mendapatkan pendidikan tinggi. Bila tidak, ia akan menjadi manusia berkelas paling bawah.

Hal itu disampaikan tegas oleh Wakil Presiden RI ke-10, Jusuf Kalla, dalam sambutannya di acara Perayaan Dies Natalis ke 51 Universitas Pattimura Ambon, Rabu (30/4). Dalam rilis yang dikirimkan, JK mengatakan, sesorang bisa menciptakan nilai tambah dan menciptakan kemajuan dengan pendidikan.

Secara khusus, JK mengajak pemuda Maluku untuk terus menjaga harmoni. Sebab tanpa modal itu, tak akan pernah ada kemajuan di sana.


"Maluku ini sudah harmoni. Penting menjaganya untuk modal kemajuan bangsa," kata JK di depan sekitar seribu civitas akademika Unpatti.

Namun, harmoni ini perlu ditunjang pendidikan dan semangat. Ia mengingatkan bahwa pendidikan memberikan kesempatan untuk menghasilkan teknologi. Teknologi ini yang akan memberikan nilai tambah dalam perekonomian.

"Kenapa di Maluku kita kurang? Karena tak punya listrik, transportasi dan teknologi. Maka pendidikan hadir untuk memberikan nilai tambah dan teknologi," kata JK.

Dia tegaskan, marah dan keluh bukanlah solusi bagi ketertinggalan bangsa. Kata dia, tidak ada kemakmuran tanpa usaha, dan tidak ada usaha tanpa semangat mengambil risiko dan pendidikan.

"Bukan marah dan keluh solusi bangsa ini. Tidak ada kemakmuran tanpa usaha, tidak ada usaha tanpa resiko dan pendidikan," pungkas JK disambut tepuk tangan hadirin.

Dalam acara ini hadir pula beberapa tokoh lainnya seperti Wakil Gubernur Maluku Zeth Sahuburua, Rektor Unpatti Thomas Pentury, Kapolda Maluku Murad Ismail, dan Mantan Menteri Perindustrian Fahmi Idris. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Penjualan LCGC di Dealer Naik, Kiriman dari Pabrik Justru Turun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:09

Putin-Prabowo Dijadwalkan Bertemu di Rusia pada 3 September

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:07

AHWA Pemilih Ketum PBNU Harus Bebas Konflik

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:40

Gegara Polis Dibatalkan, MSIG Life Hadapi Gugatan Rp20 Miliar

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:31

Kapolri Dorong Eks Anggota JI Jadi Mitra Polri Jaga Keutuhan NKRI

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:04

Gus Hans Minta AHWA Pilih Ketum PBNU Tanpa Intervensi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:45

Indonesia Desak OKI Ambil Langkah Nyata Hadapi Kejahatan Israel

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jadi Cara Kemensos Jemput Bola Putus Mata Rantai Kemiskinan

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:17

Pasar Mobil Nasional Capai Setengah Juta Unit Pada Semester I 2026

Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:46

Korut Rombak Jajaran Militer, Kim Song Gi Ditunjuk Jadi Menhan Baru

Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:20

Selengkapnya