Berita

presiden sby/net

Politik

SBY: Penyimpangan dalam Pemilu Harus Dituntaskan dengan Adil

SELASA, 29 APRIL 2014 | 15:43 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Meski ada sejumlah penyimpangan, Presiden SBY menilai pemilu legislatif (Pileg)2014 berjalan damai dan demokratis secara umum.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pun menyampaikan terimakasih kepada jajaran pemerintah, para menteri kabinet, termasuk para Gubernur dan Wakil Gubernur atas kerjasama dan kerja kerasnya.

"Dunia dan kita akan mengatakan konsolidasi demokrasi, transisi demokrasi di Indonesia berlangsung dengan baik. Inilah sejarah yang kita tunggu dan ditunggu dunia," kata Presiden SBY saat memberikan pengantar pada sidang kabinet Paripurna diperluas di Gedung Utama Sekretariat Negara, Jakarta, Selasa (29/4), dikutip dari setkab.go.id.


Menyangkut dugaan-dugaan penyimpangan, Presiden meminta agar hal itu diselesaikan tuntas dan adil. Presiden SBY kemudian memberi instruksi kepada jajaran pemerintah untuk menjalankan amanat UU menyukseskan Pemilihan Presiden 2014.

"Tugas pemerintah adalah memastikan Pemilihan Prersiden dan Wakil Presiden juga berlangsung secara damai dan demokratis," ucapnya.

"Para calon presiden tentu tengah menyiapkan diri masing-masing. Partai politik atau gabungan partai politik sekarang tengah mempersiapkan siapa yang hendak dicalonkan ataupun diusung. Ini proses politik, dan semua tahu siapa bertanggung jawab apa, siapa bertugas apa," kata Presiden.

Sidang Kabinet Diperluas ini diikuti oleh Wakil Presiden Boediono, para menteri KIB II, anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN), Komite Inovasi Nasional (KIN), para Gubernur, dan pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). [ald]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya