Berita

ilustrasi/daily mail

Bisnis

Tak Bisa Beli Cinta, Tapi Uang Ternyata Bisa Pertahankan Hubungan Asmara

SELASA, 29 APRIL 2014 | 13:10 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Uang memang tidak bisa semerta-merta membeli cinta atau rasa kasih sayang seseorang. Namun, uang rupanya bisa membuat seseorang terjebak atau terpaksa bertahan dalam hubungan asmara yang tidak lagi mereka inginkan.

Sebuah jajak pendapat terbaru yang dilakukan di Inggris menemukan bahwa hampir seperlima atau 19 persen orang dewasa terjebak dalam hubungan asmara yang tidak lagi mereka inginkan karena situasi keuangan.

Hal tersebut berarti mereka tidak bisa memutuskan hubungan asmara dengan seseorang yang tidak lagi mereka inginkan karena pertimbangan keuangan.


Hubungan yang terpaksa dipertahankan atas dasar keuangan itu rupanya dapat berlangsung dalam jangka waktu yang tidak sebentar.

Pasalnya dari 19 persen tersebut, 24 persen di antaranya mengaku tetap bertahan selama lebih dari tiga tahun dari hubungan yang sebenarnya tidak lagi diinginkan, 43 persen menyebut dapat bertahan selama satu tahun, dan 20 persen lainnya mengaku hanya dapat bertahan selama tiga bulan.

31 persen orang dewasa yang mengalami hubungan semcam itu adalah kelompok orang yang berusia antara 25 hingga 34 tahun.

Debt Advisory Centre yang melakukan jajak pendapat tersebut mengatakan bahwa hasil temuan tersebut sebenarnya tidak cukup mengejutkan.

"Sangat sulit untuk mengakhiri ikatan yang kita buat dalam suatu hubungan, dan hubungan keuangan sering menjadi hal yang paling sulit untuk diakhiri," kata juru bicara Debt Advisory Centre, Ian Williams seperti dilansir Daily Mail (Senin, 28/4).

Pasalnya, sebut Williams, adanya hutang bersama, biaya sewa, atau kebutuhan sehari-hari lainnya akan terganggu bila suatu hubungan berakhir. Sehingga mereka harus berpikir kembali untuk memenuhi kebutuhannya sendiri.

Williams melansir data hutang dari lembaganya yang menyebutkan bahwa sepanjang tahun 2013, sebanyak 12 persen orang Inggris mencari bantuan hutang kepada lembaganya sebagai akibat dari putusnya hubungan asmara.

Mereka membutuhkan dana talangan untuk menopang kehidupan mereka pasca putus hubungan hingga mereka mampu menopang kebutuhan hidupnya sendiri.

"Jika keuangan mulai lepas kendali ketika sebuah hubungan berakhir, orang-orang akan cepat mencari bantuan dengan hutang mereka (agar) semakin cepat mereka dapat mulai bekerja dan mendapatkan kendali atas keuangan mereka sendiri," tandasnya. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Ketum PDIP Tinjau Kantor Baru Megawati Institute

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:14

Polisi Bongkar Jaringan Senpi Ilegal Dipakai Begal, Dijual di Facebook Hingga Tokopedia

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:09

Bupati Sudewo dan Tiga Kades Kajen Resmi Ditahan, Digiring ke Rutan Pakai Rompi Oranye

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:53

Wapres Gibran Blusukan ke Pasar Borong Daun Bawang

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:48

Istana Rayakan Prestasi Timnas Maroko sebagai Runner-Up Piala Afrika 2025

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:32

Polisi Sudah Periksa 10 Saksi dan Ahli Terkait Pelaporan Pandji Pragiwaksono

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:29

Komisi II Hanya Fokus Revisi UU Pemilu, Bukan Pilkada

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:22

Thomas Djiwandono Mundur dari Gerindra Usai Dicalonkan Jadi Deputi Gubernur BI

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:10

Bupati Pati Sudewo dan Tiga Kades Patok Harga hingga Rp225 Juta per Jabatan Perangkat Desa

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:00

Daftar 28 Perusahaan Sumatera yang Izinnya Dicabut Prabowo

Selasa, 20 Januari 2026 | 20:56

Selengkapnya