Berita

maruarar sirait/net

PDIP: Revolusi Mental ala Jokowi Bisa Bangkitkan Indonesia

SABTU, 26 APRIL 2014 | 16:30 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Indonesia merupakan negara besar dengan sumber daya alam yang juga sangat besar. Indonesia memiliki kekayaan laut yang luar biasa, juga sumber daya mineral dan energi yang memadai.

Namun di saat yang sama, kata Ketua DPP PDI Perjuangan Maruarar Sirait, Indonesia juga masih terbebani berbagai masalah-masalah besar. Sebut saja misalnya masalah ekonomi yang belum merata, hukum yang belum benar-benar tegak dan adil, serta persoalan kepemimpinan dan mentalitas.

"Karena itu mengapa Revolusi Mental yang disampaikan Mas Jokowi menjadi relevan," kata Maruarar Sirait dalam diskusi dengan tema "Arah Baru Indonesia" di Ruang Multimedia Institut Teknologi Bandung (ITB) di Jalan Ganeca, Kota Bandung (Sabtu, 26/4).


Dengan Revolusi Mental yang digelorakan Jokowi, ungkap Maruarar, maka hal ini akan membangkitkan optimisme seluruh stakeholders bangsa Indonesia. Dan dengan optimisme itulah, yang disertai dengan kepemimpinan yang inspiratif dan menjadi teladan, Indonesia bisa bangkit.

Di saat yang sama, Maruarar menjelaskan, Indonesia masih memiliki persoalan dengan kebhinekaan yang masih terkoyak, keragaman yang masih belum dipahami, dan pluralisme yang masih tercabik. Hal ini terus terasa sebagai dampak kolonialisme dan imperlisme Belanda yang menggunakan strategi dan taktik memecah belah, atau devide et impera.

"Maka Revolusi Mental juga harus melahirkan mentalitas bersatu. Semua rakyat Indonesia harus bersatu membangun Indonesia yang lebih baik," demikian Ara, biasa Maruarar disapa.

Selain Maruarar, hadir dalam diskusi ini konom Faisal Basri, Dosen Fisip Unpad Arry Bainus, Peneliti SAPPK ITB Ridwansyah Yusuf, anggota DPR RI fraksi Partai Golkar Rully Chairul, dan anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Ferry Joko. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kemlu Telusuri Keterlibatan WNI dalam Kasus Online Scam di Malaysia

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:18

Pasar Kripto Lesu, Coinbase Rugi Rp6,8 Triliun

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:09

Syahganda Nainggolan: Ulama Punya Peran Strategis Bangun Gerakan Koperasi Pesantren

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:49

DPR Dorong Perlindungan Hukum dan Kesejahteraan Driver Ojol Lewat Revisi UU LLAJ

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:31

IHSG-Rupiah Tertekan Jelang Akhir Pekan

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:22

Selamat Jalan, James F. Sundah, Legenda Musik yang Berpulang di New York

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:21

Pelapor Dugaan Penggelapan Sertifikat Tanah Mengadu ke Kapolri

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:18

AS-Iran Saling Serang, Harga Minyak Naik Lagi

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:07

Bursa Asia Lemah saat Selat Hormuz Kembali Tegang

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:56

Prabowo Naik Maung ke Pembukaan KTT ke-48 ASEAN di Filipina

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:47

Selengkapnya