Berita

ilustrasi

Kesehatan

Kurang Tidur Ganggu Keberhasilan Perusahaan

SABTU, 26 APRIL 2014 | 15:19 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Setidaknya satu dari enam orang karyawan di Amerika Serikat kerap tertidur di kantor paling tidak sekali seminggu.

Hal itu diungkapkan dari penelitian terbaru yang dilakukan oleh perusahaan yang memperhatikan kesehatan karyawan yang berbasis di Massachusetts yakni Virgin Pulse.

Penelitian yang melibatkan 1.140 orang karyawan di seluruh Amerika Serikat itu menunjukkan bahwa 76 persen karyawan merasa letih hampir setiap hari di kantor. 30 persen di antaranya menyebut bahwa mereka memiliki kualitas tidur yang buruk.


Salah seorang peneliti yang juga merupakan direktur Virgin Pulse Intitute, Dr Jennifer Turgiss menyebut bahwa karyawan yang memiliki kualitas tidur yang buruk kurang mampu mengatasi situasi stres dan lebih mungkin untuk membuat keputusan yang tidak sehat.

"Efek dari kurang tidur mengganggu fokus dan motivasi, menghambat mereka untuk mencapai potensi puncak yang mereka miliki," kata Turgiss seperti dilansir Daily Mail (Jumat, 25/4).

"Dalam upaya mendorong karyawan untuk hidup sehat, pengusaha sering membantu dengan asuransi kesehatan atau fokus pada upaya perbaikan diri melalui diet dan olahraga, namun melupakan pendekatan lain yang penting, yakni tidur," jelasnya sambil menambahkan bahwa kualitas tidur turut mempengaruhi keberhasilan perusahaan.

Ia juga menyebut sejumlah penelitian yang pernah dilakukan sebelumnya yang menunjukkan bahwa karyawan yang tidur kurang dari enam jam sehari, 30 persen lebih berpotensi untuk memiliki gangguan kesehatan seperti hipertensi, diabetes, depresi, dan kanker.

"Studi kami membuat satu hal yang jelas (yakni) kurang tidur melumpuhkan tenaga kerja Amerika," tandasnya. [mel]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Songsong Pembalap Muda Menuju Pentas Dunia

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:56

Catatan Hari Pelaut Sedunia 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:34

284 Petembak Siap Bertarung dalam Kejurnas Menembak ISSF 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:17

Lembaga Peradilan Khusus Pemilu Perlu Dibentuk Demi Wujudkan Keadilan

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:50

Pembangunan Hotel Prima Katulampa Harus Dihentikan, Ini Sebabnya

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:30

Mahasiswa dan Dalang

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:10

Kejati Sultra Geledah Rumah Bos Tambang hingga Rujab Wabup Kolaka

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:48

PDIP yang Overthinking, Bukan Pemerintah yang Panik

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:32

Kemensos Mulai Operasikan Dua SR Permanen di Pasuruan Bulan Depan

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:16

PDIP Desak Wapres Gibran Klarifikasi Soal "Uang Sogok" ke Mahasiswa UBK

Selasa, 23 Juni 2026 | 22:45

Selengkapnya