Berita

presiden sby/net

Politik

Walau Tidak Sreg, SBY Janji Sambut Penggantinya dengan Hormat

SABTU, 26 APRIL 2014 | 10:17 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Tanpa diketahui banyak oleh masyarakat, sebenarnya dalam satu pekan terakhir Presiden SBY menjalin komunikasi dengan banyak pihak. Baik itu pemimimpin partai politik maupun tokoh-tokoh nasional.

Kata SBY, mereka datang untuk mendengar pikiran dan pandangan dirinya. Mereka pun menyampaikan pikiran, pandangan dan harapan-harapannyanya.

Presiden SBY dianggap menjadi tokoh kunci untuk pergantian kepemimpinan nasional mendatang. Ia disebut lama "bertapa" dan dianggap sedang menyusun koalisi besar untuk menggolkan calon yang diinginkan pada 9 Juli.




Tapi, bagaimana kalau presiden yang terpilih dalam Pemilu Presiden bukan calon yang dikehendaki SBY?

"Siapapun yang terpilih menjadi Presiden Indonesia menggantikan saya kelak, harus saya hormati, harus saya sambut dan saya perlakukan dengan baik," tegas SBY lewat program Isu Terkini pada kanal http://www.youtube.com/watch?v=eYgdWZEVqG0 yang dipublikasikan kemarin, Jumat (25/4).

"Saya ingin membikin tradisi politik yang baik di negeri ini bahwa pergantian kepemimpinan, suksesi presiden di Indonesia berjalan secara damai, mulia, dan bermartabat," tambahnya.

Kalau presiden yang akan menggantikan dirinya kelak berkenan, lanjut SBY, dirinya akan senang hati menyampaikan apa saja kemajuan yang telah dicapai bangsa selama 10 tahun terakhir, dan apa saja yang belum dicapai sepenuhnya.

"Saya ingin ikut mengantarkan Beliau agar setelah mengemban tugas nanti betul-betul sukses, dan bisa memajukan kehidupan bangsa kita. Itu sikap saya dan insya Allah akan saya jalani dengan sepenuh hati,” tandas SBY. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya