Berita

net

Virgin Australia Pastikan Tidak Ada Pembajakan, Cuma Ada Penumpang Mabuk

Pelaku WN Australia
JUMAT, 25 APRIL 2014 | 14:51 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Memang benar bahwa pihak Air Traffic Control (ATC) Bandara Ngurah Rai, Bali, menerima sinyal dari pilot pesawat Virgin Australia 737-800 rute Brisbane (Australia)-Bali (Indonesia).

"Sinyal dari pihak pilot bahwa pesawat dibajak, tapi ini miskomunikasi. Tidak ada pembajakan sama sekali," kata pihak Station Manager Virgin Australia, Heru Sujatmiko, yang dihubungi Metro TV barusan (Jumat, 25/4).

Dia mengaku tidak tahu persis apa yang terjadi saat kapten pesawat bicara dengan pihak bandara Ngurah Rai. Yang pasti, katanya, sejauh ini diketahui ada seorang penumpang, dari total 139 penumpang di pesawat itu, yang mabuk dan memaksa masuk ke kokpit pesawat.


"Ini hanya miskomunikasi. Saya tidak pada tempatnya menjawab kenapa miskomunikasi karena saya tidak dengar langsung," tegasnya.

Menurutnya lagi, kejadian ini adalah kejadian biasa.

"Tak mudah untuk menyimpulkan pesawat dibajak," ucapnya.

Sejauh ini diketahui informasi bahwa pelaku adalah Matt Christopher (28) warga negara Australia yang dalam kondisi mabuk.

Sebelumnya diberitakan peristiwa pembajakan diduga terjadi di pesawat Virgin Airlines tipe Boeing 737-800, rute Brisbane (Australia)-Bali (Indonesia).  

"Mendarat pukul 14.10 WITA, indikasi dibajak. Tapi belum tahu berapa jumlah penumpang dan siapa pembajaknya," terang Kapuspen TNI, Mayjen Fuad Basya. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya