Berita

presiden sby/net

Politik

SBY: Tidak Harus Kesana Kemari, Pemimpin Harus Punya Hati dan Visi

JUMAT, 25 APRIL 2014 | 12:25 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pemimpin bisa datang dan pergi, pemerintahan bisa silih berganti. Tetapi siapapun dia, pemimpin dan pemerintahan harus senantiasa melayani rakyat, dan dengan gigih bekerja keras meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Demikian disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), saat memberi sambutan pada Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-18 di Istana Negara, Jakarta, Jumat pagi (25/4).

Dalam kesempatan itu, Presiden menegaskan, ciri pemimpin melayani rakyat bukan berarti harus mendatangi warga dari rumah ke rumah.


Demikian juga, lanjut SBY, dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat. Tidak berarti pemimpin itu harus jalan ke sana ke mari, dan memberikan uang.

"Bukan seperti itu. Pemimpin yang melayani dan meningkatkan kesejahteraan rakyat adalah pemimpin yang punya hati dan mencintai rakyatnya, memiliki visi dan mampu menjalankan visinya, serta tegar dan tidak mudah menyerah," kata Presiden SBY, dikutip dari setkab.go.id.

Presiden tidak lama berada di acara Peringatan Hari Otonomi Daerah itu, karena setelah acara tersebut, Presiden SBY langsung meninjau lokasi kebakaran di kawasan Pasar Senen, Jakarta.

Kawasan perdagangan Pasar Senen Jakarta terbakar dinihari tadi, dan mengakibatkan sekitar 2.064 kios menjadi korban amuk api. [ald]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya