Berita

megawati soekarnoputri/net

Politik

Belum Ada Cawapres untuk Jokowi, Rumor Jumat Suci Dibantah Keras Sekali

Akan Diumumkan Langsung oleh Mega dan Jokowi
KAMIS, 24 APRIL 2014 | 19:44 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Menguat kabar bahwa pengumuman nama calon wakil presiden bagi Joko Widodo akan dilakukan besok (Jumat, 24/4).

Kabar ini sudah beredar sejak sebelum Wasekjen DPP PDIP, Ahmad Basarah, mengatakan bahwa pengumuman akan dilakukan pada "Jumat Suci".

Hari itu, kata Basarah, dipilih oleh Megawati Soekarnoputri merujuk penetapan Jokowi sebagai bakal capres pada Jumat 14 Maret. Juga merujuk pada hari dibacakannya proklamasi kemerdekaan RI oleh Bung Karno pada Jumat 17 Agustus 1945.


Tapi informasi itu dibantah keras oleh beberapa petinggi partai banteng hitam. Alasannya, PDIP tidak mau terburu-buru melakukan deklarasi untuk persoalan yang penting dan strategis. Apalagi, rekapitulasi suara nasional hasil Pileg 9 April sama sekali belum berjalan.

Bahkan, kabar cawapres bagi Jokowi sudah ditetapkan juga ditepis. Hal itu ditegaskan Sekjen DPP PDIP, Tjahjo Kumolo.

"Hingga saat ini proses rekapitulasi penghitungan suara masih berjalan, sehingga terlalu dini sekiranya pasangan calon tersebut dideklarasikan. Persoalan cawapres yang mendampingi Pak Jokowi merupakan persoalan penting dan strategis," terangnya dalam rilis kepada wartawan, Kamis (24/4).

PDIP, kata dia, menekankan bahwa kepemimpinan nasional yang diusung merupakan kepemimpinan Trisakti yang memiliki komitmen besar terhadap Pancasila, UUD 1945, kebhinekaan Indonesia dan NKRI serta mendedikasikan hidupnya untuk rakyat.

"Pemberitaan cawapres Pak Jokowi sudah ditetapkan, sama sekali tidak benar. Cawapres Pak Jokowi akan disampaikan pada momentum yang tepat, dan diumumkan ke rakyat secara langsung oleh Ibu Megawati, Pak Jokowi dan didampingi oleh Ketua Umum partai pengusung," terangnya.

Terpisah dari itu, seorang petinggi badan pemenangan pemilu PDIP menegaskan tidak ada yang tahu rencana pasti deklarasi cawapres PDIP.

"Nunggu timing-nya saja deh," singkat dia. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya