Berita

anies baswedan/net

Politik

Anies: Saya Melawan Soeharto Bukan dengan Teriak-teriak Saja

KAMIS, 24 APRIL 2014 | 15:59 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Jelang debat capres konvensi Demokrat terakhir di Jakarta pada Minggu mendatang (27/4), peserta konvensi termuda, Anies Baswedan, masih sempat hadir sebagai pembicara seminar di Klaten, Jawa Tengah.

Ia mengisi Seminar Nasional "Transformasi Peran Pemuda dalam Kepemimpinan Bangsa" yang diadakan oleh Forum Komunikasi Mahasiswa Klaten (FKMK) di Pendopo Kantor Bupati Klaten. Dalam seminar tersebut Anies menekankan pentingnya aktivisme saat menjadi mahasiswa.

"Strategi saya dan teman-teman melawan rezim Soeharto dalam kebijakan Badan Penyangga dan Pemasaran Cengkeh (BPPC) adalah dengan melakukan penelitian, tidak semata teriak-teriak saja," tegas penggagas Gerakan Indonesia Mengajar itu, dikutip dari rilisnya (24/4).


Kala masih mahasiswa, Anies adalah Ketua Senat UGM yang melawan kebijakan Orde Baru saat ingin mendominasi tata niaga cengkeh yang dilakukan oleh keluarga mantan Presiden Soeharto. Menurut Anies basis penelitian penting dalam melakukan aktivisme, sehingga ia mendorong agar para mahasiswa melakukan aktivisme yang berbasis riset.

"Jangan membuat non-aktivis makin jauh, tapi mengajak mereka untuk makin dekat, menyatukan perbedaan," ujar mantan Ketua Komite Etik KPK itu.

Setelah mengunjungi Klaten, Anies akan melakukan kunjungan ke kota asalnya, Yogyakarta. Di Kota Gudeg tersebut, Rektor Universitas Paramadina itu akan mengisi acara talkshow Mata Najwa bersama Sri Sultan Hamengkubuwono X, Mahfud MD, Chairul Tanjung, dan Ridwan Kamil pada Jumat (25/4). [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya