Berita

Gerak Indonesia Desak KPK Usut Dugaan Korupsi di Cilegon

RABU, 23 APRIL 2014 | 22:49 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Kasus korupsi sudah begitu mengakar di Banten, dan bukan hanya terjadi di tingkat provinsi dengan melibatkan Gubernur Ratu Atut Chosyiah. Di Banten, kasus korupsi juga sudah terjadi hingga di tingkat kabupaten dan kota.

Hal ini diungkapkan aktivis Gerakan Rakyat untuk Keadilan (Gerak) Indonesia. Menurut Koordinator Gerak Indonesia, Walikota Cielgon patut diduga melakukan korupsi pada proyek pemagaran dan penataan lingkungan Gedung DPRD tahap II Kota Cilegon.

Karena itu, siang tadi (Rabu, 23/4), Gerak menggelar aksi di kantor KPK, di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, dan meminta KPK untuk segera memeriksa Walikota Cilegon, TB Imam Ariyadi.


"Kami juga meminta kepada penegak hukum untuk mengusut tuntas indikasi korupsi proyek tersebut," kata Teddy.

Teddy meminta agar membongkar konspirasi oknum penegak hukum Polda Banten yang diduga mempetieskan kasus proyek pemagaran tersebut. Dan KPK harus mengambil alih kasus proyek tersebut.

"Meminta kepada Menteri Dalam Negeri untuk mencopot Imam Ariyadi sebagai Walikota Cilegon," tegasnya.

Dia menjelaskan, dugaan korupsi ini muncul karena diduga ada permainan mulai dari proses lelang sampai pengerjaan. Lelang yang dilakukan pada tahun 2002 oleh Dinas Pekerjan Umum Kota Cilegon ini diduga banyak manifulasi.

Dalam tahap kedua setelah lelang, Pemerintah Kota Cilegon tidak melakukan kembali tender terbuka sesuai aturan dan mekanisme yang ada melainkan menunjuk langsung perusahaan PT. Gunung Sugih Putra, yang merupakan pemenang di tahap pertama. sementara PT. Gunung Sugih Putra menguasakan Imam Ariyadi. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kemlu Telusuri Keterlibatan WNI dalam Kasus Online Scam di Malaysia

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:18

Pasar Kripto Lesu, Coinbase Rugi Rp6,8 Triliun

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:09

Syahganda Nainggolan: Ulama Punya Peran Strategis Bangun Gerakan Koperasi Pesantren

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:49

DPR Dorong Perlindungan Hukum dan Kesejahteraan Driver Ojol Lewat Revisi UU LLAJ

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:31

IHSG-Rupiah Tertekan Jelang Akhir Pekan

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:22

Selamat Jalan, James F. Sundah, Legenda Musik yang Berpulang di New York

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:21

Pelapor Dugaan Penggelapan Sertifikat Tanah Mengadu ke Kapolri

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:18

AS-Iran Saling Serang, Harga Minyak Naik Lagi

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:07

Bursa Asia Lemah saat Selat Hormuz Kembali Tegang

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:56

Prabowo Naik Maung ke Pembukaan KTT ke-48 ASEAN di Filipina

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:47

Selengkapnya