Berita

mega-jokowi/net

Politik

Mega-Jokowi Sedang Godok Dua Nama Bakal Cawapres dari Sipil

Diumumkan Dalam Waktu Dekat
RABU, 23 APRIL 2014 | 14:42 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

PDI Perjuangan dikabarkan sudah menentukan dua nama tokoh untuk dipilih salah satunya menjadi calon wakil presiden bagi calon presiden, Joko Widodo.

Informasi yang didapatkan redaksi dari sumber di internal partai banteng hitam, rapat terbatas yang berlangsung kemarin siang sampai petang, sudah mengerucutkan dua nama dari sebelumnya lima dan menjadi tiga nama.

Beberapa sumber yang dihubungi redaksi mengatakan, tadinya tiga nama kandidat cawapres itu berkombinasi dua dari kalangan sipil dan satu berasal dari dunia militer.


Nah, kini setelah ada kajian mendalam beberapa waktu lamanya atas tiga nama tersebut, formasi tokoh yang dijagokan mendampingi Jokowi di Pilpres adalah sipil dan sipil.

Dua tokoh sipil itu memang punya jam terbang tinggi di pemerintahan RI. Keduanya berasal dari dua partai berbeda ideologi, Islam dan nasionalis. Namun partai mereka selalu berada di dalam satu barisan pendukung dua periode pemerintahan SBY.

Soal tokoh militer yang tersingkir itu, belum didapatkan alasan jelas. Yang pasti, seleksi dilakukan secara mendalam oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan bakal capres, Joko Widodo.

Informasi juga menyebutkan bahwa DPP PDIP akan merilis satu nama cawapres untuk Jokowi dalam satu atau dua hari ke depan. Belum bisa disebutkan siapa yang akan mengumumkan.

Tetapi dipastikan bahwa Mega dan Jokowi sedang intensif berkomunikasi sebelum keputusan diambil. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya