Berita

Sultan Hassanal Bolkiah/bbc

Dunia

Brunei Darussalam Tunda Penerapan Hukum Syariah

RABU, 23 APRIL 2014 | 12:51 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Brunei Darussalam menunda penetapan hukum Islam atau syariah yang seharusnya dimulai pada Selasa (22/4).

Penundaan tersebut, menurut Asisten Direktur Islamic Legal Unit Brunei, Jauyah Zaini dilakukan karena adanya keadaan yang tidak dapat dihindari. Namun ia tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai keadaan yang dimaksudkan.

Seperti dilansir BBC, diketahui Brunei sebelumnya sudah menyerap nilai-nilai Islami dalam penerapan hukum yang lebih kuat dari pada Malaysia dan Indonesia.


Pada Oktober tahun lalu, pemerintah memperkenalkan hukum syariah yang akan segera diterapkan di Brunei. Hukum syariah tersebut mencakup hukum rajam bagi pezinah dan pemotongan anggota tubuh bagi pencuri.

Pemimpin Brunei Sultan Hassanal Bolkiah sendiri menilai bahwa hukum syariah itu merupakan bagian dari sejarah besar bangsa.

Belum dirilis tanggal pasti penetapan hukum syariah tersebut. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Ketum PDIP Tinjau Kantor Baru Megawati Institute

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:14

Polisi Bongkar Jaringan Senpi Ilegal Dipakai Begal, Dijual di Facebook Hingga Tokopedia

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:09

Bupati Sudewo dan Tiga Kades Kajen Resmi Ditahan, Digiring ke Rutan Pakai Rompi Oranye

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:53

Wapres Gibran Blusukan ke Pasar Borong Daun Bawang

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:48

Istana Rayakan Prestasi Timnas Maroko sebagai Runner-Up Piala Afrika 2025

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:32

Polisi Sudah Periksa 10 Saksi dan Ahli Terkait Pelaporan Pandji Pragiwaksono

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:29

Komisi II Hanya Fokus Revisi UU Pemilu, Bukan Pilkada

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:22

Thomas Djiwandono Mundur dari Gerindra Usai Dicalonkan Jadi Deputi Gubernur BI

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:10

Bupati Pati Sudewo dan Tiga Kades Patok Harga hingga Rp225 Juta per Jabatan Perangkat Desa

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:00

Daftar 28 Perusahaan Sumatera yang Izinnya Dicabut Prabowo

Selasa, 20 Januari 2026 | 20:56

Selengkapnya