Berita

bbc

Dunia

Miliki Tato Budha, Wanita Inggris Ini Dideportasi dari Sri Lanka

RABU, 23 APRIL 2014 | 09:57 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang turis wanita asal Inggris, Naomi Coleman dideportasi dari Sri Lanka karena memiliki tato Budha di lengannya.

Ia ditahan tak lama setelah tiba di bandara internasional Bandaranaike di Kolombo pada Senin (21/4) setelah terbang dari India.

Coleman mengaku bahwa ia tidak mengalami masalah dengan petugas imigrasi bandara. Namun ketika ia keluar bandara, ada supir taksi yang melihat tato Budha di lengan kanannya dan menyebut bahwa hal tersebut merupakan hal yang melawan hukum. Supir taksi itu pun segera membawanya ke kantor polisi untuk membuat pernyataan.


"Ketika saya mengambil koper dan keluar, salah satu supir taksi di stand menghentikan saya dan berkata, 'Oh, ini adalah masalah besar di Sri Lanka, anda punya tato Budha', " kata Coleman seperti dilansir BBC (Selasa, 22/4).

Setelah dibawa ke kantor polisi, Coleman segara ditahan di tahanan imigrasi dan akan segera dideportasi ke negaranya.

Polisi menyebut bahwa penahanan Coleman dilakukan karena ia dinilai telah melukai perasaan keagamaan lain.

Budha merupakan simbol yang dinilai sakral dan sensitif di Sri Lanka. Otoritas setempat kerap mengambil tindakan tegas atas berbagai macam bentuk penghinaan atas Budha. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

UPDATE

Waspada Pemutihan Lahan Sawit Ilegal Secara Massal!

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:48

Pertemuan Eggi-Damai Lubis dengan Jokowi Disebut Diplomasi Tingkat Tinggi

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:23

Sudewo Juga Tersangka Suap Jalur Kereta Api, Kasus Pemerasan Jadi Pintu Masuk

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Damai Lubis Merasa Serba Salah Usai Bertemu Jokowi dan Terima SP3

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Putusan MK 234 Koreksi Sikap Polri dan Pemerintah soal Polisi Isi Jabatan Sipil

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:48

Khofifah: Jawa Timur Siap jadi Lumbung Talenta Digital Nasional

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:25

The Game Changer Kedua

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:59

Persiden Cabut Izin 28 Perusahaan, Kinerja Kemenhut Harus Tetap Dievaluasi

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:45

Evakuasi Korban Pesawat Jatuh

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:20

Pemerintah Diminta Perbaiki Jalan Rusak di Akses Vital Logistik

Rabu, 21 Januari 2026 | 04:59

Selengkapnya