Berita

megawati soekarnoputri/net

Politik

Mega Diduga Turut Mengetahui Seluk-Beluk Skandal Century

SELASA, 22 APRIL 2014 | 18:19 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Ibarat bola liar, skandal Century mulai "merangsek" ke tokoh-tokoh penting. Yang terbaru, Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, dianggap mengetahui asal muasal perkara Bank Century yang akhirnya harus di-bail out Pemerintah.

Peneliti dari Flobamora Institute, Yanno Nunuhitu, menengarai Megawati mengetahui dugaan keterlibatan kader PDIP, Emir Moeis, yang diduga menikmati dana Bank Century sebelum bank tersebut di-bail out pada November 2008.

Dirinya meminta KPK agar mendalami persoalan ini, berdasar dokumen "Transaksi Keuangan Mencurigakan atas Nama ZEM" penggelapan dana kas valas Bank Century, yang telah beredar di masyarakat.


"Saya mengingatkan penegak hukum, yang mana Emir Moeis dalam dokumen tersebut secara rutin telah menerima setoran valas tanpa disertai fisik bank notes-nya ke rekening atas nama dirinya pada periode 2007-2008," ungkap Yanno dalam rilisnya yang diterima redaksi, Selasa petang (22/4).

Posisi Emir Moeis ini, lanjut Yanno, sebagai pebisnis di satu sisi, anggota komisi anggaran DPR, sekaligus kader partai. Sepak terjangnya bisa jadi diketahui Ketua Umum PDIP.

"Jadi guna semakin terang benderangnya kasus Century, memanfaatkan semua informasi menjadi penting. Semua pihak yang dianggap mengetahui, termasuk Ibu Mega, mungkin akan sepadan dengan hasil pengusutan nantinya," tutup Yanno. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya