Berita

net

Hukum

Penutupan TK JIS Dilakukan Permanen

SELASA, 22 APRIL 2014 | 14:34 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Penutupan Taman Kanak-Kanak (TK) Jakarta International School, yang berlokasi di kawasan Pondok Indah, Jakarta, resmi berlaku mulai hari ini (Selasa, 22/4). Ditegaskan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Mohammad Nuh, penutupan bersifat permanen.

Keputusan itu dilakukan setelah rapat tertutup pimpinan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan Tim Investigasi yang dipimpin Lydia Freyani Hawadi selaku Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal dan  Informal (Dirjen PAUDNI), kemarin malam.

"Keputusan ini final dan mengikat," kata Nuh di Jakarta, Selasa pagi (21/4).


Dikutip dari setkab.go.id, Mendikbud menyatakan TK JIS dilarang menerima murid baru untuk tahun ajaran 2014-2015. Namun TK JIS masih diberi kesempatan melanjutkan proses belajar mengajar sampai dengan akhir tahun ajaran 2013-2014.

Penutupan TK JIS itu dituangkan dalam SK yang ditandatangani oleh Dirjen PAUDNI karena izin untuk TK JIS tahun 1993 juga dikeluarkan Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah, yang waktu itu dipimpin oleh Hasan Walinono atas nama menteri. Dalam SK itu disebutkan pula bahwa JIS harus memberikan perlindungan dan menyelesaikan kewajiban terhadap pendidik dan tenaga kependidikan.

TK JIS menjadi pemberitaan menyusul terbongkarnya kasus kejahatan seksual yang menimpa siswa sekolah tersebut, yang dilakukan oleh karyawan alih daya di bagian cleaning service.

Dari terungkapnya kasus itu, TK JIS diketahui belum memiliki izin dari pemerintah. Kepala sekolah JIS sendiri, Timothy Carr, mengakui bahwa sekolah TK yang dikelolanya belum mengantongi izin pemerintah. [ald]

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya