Berita

firmanzah/net

Politik

Jelang Transisi Kekuasaan, Pejabat Bidang Ekonomi Diminta Tetap Fokus

SENIN, 21 APRIL 2014 | 11:22 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Untuk terus menjaga perekonomian nasional tetap tumbuh positif, merata dan berdaya tahan menghadapi tiga tantangan selama tiga bulan ke depan, maka kewaspadaan serta kecepatan dalam melakukan policy-responses semakin diperlukan.

Sebelumnya, Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Firmanzah, mengatakan, tiga tantangan itu adalah, pertama, terkait kesiapan menjelang puasa dan hari raya Idul Fitri 1435 Hijriah. Kedua, masalah stabilitas politik dan keamanan jelang Pilpres 9 Juli 2014. Ketiga, tantangan terus melakukan penguatan fundamental perekonomian sebagai antisipasi ketidakpastian arah pemulihan perekonomian dunia.

Menurut Firmanzah, pengambil kebijakan nasional di bidang perekonomian perlu tetap fokus dan terus meningkatkan koordinasi lintas kementerian dan lembaga lainnya. Sementara, dukungan dari pemerintah daerah sangat dibutuhkan agar efektivitas implementasi serta harmonisasi kebijakan dapat terus ditingkatkan.


"Transisi kepemimpinan perlu kita jaga dengan baik. Dan yang lebih penting lagi adalah tetap meningkatkan kinerja perekonomian nasional melalui penuntasan agenda-agenda pembangunan di Indonesia," kata Firmanzah, dikutip dari setkab.go.id, Senin (21/4).

Terkait tantangan kesiapan menjelang puasa dan hari raya Idul Fitri 1435 Hijriah, Firmanzah mengingatkan, sejumlah langkah kebijakan perlu dioptimalkan untuk menjamin kelancaran pasokan kebutuhan pokok, mobilitas barang-uang-manusia yang terus meningkat di saat bulan puasa dan hari raya Idul Fitri tahun ini.

Monitoring persediaan nasional dan pemantauan harga di sejumlah pasar tradisional bagi kebutuhan pokok seperti beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, cabai, bawang putih, dan daging ayam,  lanjut Firmanzah, juga perlu terus dilakukan untuk menghindari lonjakan harga yang tidak normal.

Sementara terkait dengan upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan Pilpres yang akan digelar 9 Juli 2014, Firmanzah berharap semua pihak dapat terus meningkatkan stabilitas politik nasional.

Kedewasaan serta kematangan politisi, partai politik, masyarakat dan media serta kesiapan penyelenggara pemilu akan menentukan keberlanjutan pembangunan ekonomi nasional. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya