Berita

jokowi/net

Kabinet Gotong Royong Jokowi Akan Ramping

SENIN, 21 APRIL 2014 | 08:19 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. PDI Perjuangan akan merumuskan kabinet gotong royong pemerintahan Jokowi bila sudah waktunya. Namun pada prinsipnya, kabinet gotong royong ini dibentuk berdasarkan kerjasama dengan partai, dengan komposisi yang cukup kecil atau dengan kata lain ramping.

"Karena salah satu mandat kepada Pak Jokowi sebaga capres PDI Perjuangan adalah untuk menegakkan pilar daulat politik trisakti," kata Sekjen PDI Perjuangan, Tjahjo Kumolo, dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin, 21/4).

Menurut Tjahjo, daulat politik trisakti hanya akan dicapai kalau kalau dibentuk kepemimpinan nasional yang kuat, dan didukung dengan program kerja pro rakyat. Dan pemimpin yang kuat justru akan memiliki karakter yang kuat untuk setia pada idiologi partai, yaitu Pancasila 1 Juni 1945 serta berkomitmen menegakkan NKRI, UUD 1945 dan Kemajemukan Bangsa.


Pemimpin yang kuat juga, lanjut Tjahjo, akan mampu memegang teguh perintah perjuangan untuk menerapkan Trisakti dalam setiap pengambilan keputusan politik pembangunan nasional. Dan kepemimpinan yang kuat juga harus didukung kerjasama politik di parlemen, khususnya yang terkait dengan kebijakan politik anggaran dan politik legeslasi guna mendukung program pro rakyat.

"Ini yang ditawarkan dalam lobby-lobby dengan pimpinan partai, yang pada prinsipnya dapat dipahami. Misalnya Nasdem dengan program restorasinya," demikian Tjahjo. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kemlu Telusuri Keterlibatan WNI dalam Kasus Online Scam di Malaysia

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:18

Pasar Kripto Lesu, Coinbase Rugi Rp6,8 Triliun

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:09

Syahganda Nainggolan: Ulama Punya Peran Strategis Bangun Gerakan Koperasi Pesantren

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:49

DPR Dorong Perlindungan Hukum dan Kesejahteraan Driver Ojol Lewat Revisi UU LLAJ

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:31

IHSG-Rupiah Tertekan Jelang Akhir Pekan

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:22

Selamat Jalan, James F. Sundah, Legenda Musik yang Berpulang di New York

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:21

Pelapor Dugaan Penggelapan Sertifikat Tanah Mengadu ke Kapolri

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:18

AS-Iran Saling Serang, Harga Minyak Naik Lagi

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:07

Bursa Asia Lemah saat Selat Hormuz Kembali Tegang

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:56

Prabowo Naik Maung ke Pembukaan KTT ke-48 ASEAN di Filipina

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:47

Selengkapnya