Berita

Hamid Aboutalebi/mel

Dunia

Resmi, Perwakilan Iran untuk PBB Dilarang Masuk Amerika Serikat

SABTU, 19 APRIL 2014 | 12:09 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Duta Iran bagi PBB yang baru diangkat, Hamid Aboutalebi resmi dilarang masuk ke Amerika Serikat (AS).

Pasalnya, Presiden AS Barack Obama telah menandatangani undang-undang yang tidak mengijinkan setiap duta PBB dari negara manapun yang pernah terlibat dalam kegiatan terorisme untuk masuk ke AS (Jumat, 18/4).  

Kegiatan terorisme yang dimaksud berdasarkan definisi Amerika Serikat.


Dengan demikian, visa Aboutalebi ditolak, sehingga ia tidak bisa menginjakkan kaki di kantor barunya di markas besar PBB di AS.

Penolakan tersebut dilakukan karena AS menilai Aboutalebi pernah terlibat dalam kegiatan terorisme. Menurut catatan AS, ia pernah terlibat dalam kelompok aktivis mahasiswa yang turut menyerbu Kedutaan Besar AS dan menyandera diplomat di Teheran pada tahun 1979 silam.

"Saya berbagi kekhawatiran kongres bahwa orang yang pernah terlibat dalam kegiatan tersebut (terorisme) dapat menggunakan diplomasi sebagai kedok untuk mendapatkan akses ke bangsa kita," kata Obama dalam pernyataannya seperti dilansir BBC.

Namun Obama menyebut bahwa undang-undang tersebut akan diperlakukannya sebagai penasihat. Pasalnya, si bawah perjanjian dengan markas besar PBB tahun 1947, AS secara umum diwajibkan untuk menjamin visa bagi setiap orang yang diundang oleh PBB.

Menanggapi hal itu, Iran telah mengajukan protes resmi kepada PBB.

Wakil duta Iran di PBB Hossein Dehghani telah meminta Komite Hubungan dengan Negara Tuan Rumah untuk menggelar pertemuan atas keputusan itu. Ia menyebut AS telah melanggar kewajiban di bawah hukum internasional.

"Keputusan pemerintah AS ini memiliki implikasi negatif dalam diplomasi multilateral dan akan menciptakan preseden berbahaya dan mempengaruhi kerja organisasi antar pemerintah dan aktivitas antar negara anggota," tandasnya.

Sebelumnya Aboutalebi telah menjelaskan bahwa pada saat itu ia tidak terlibat dalam aksi penyerbuan. Ia hanya bertindak sebagai penerjemah. Hal itu dibenarkan oleh sejumlah aktivis lainnya yang terlibat dalam penyerbuan tersebut.

Aboutalebi sendiri dikenal sebagai seorang penasihat politik Presiden Hassan Rouhani. Sebelum menjadi duta Iran bagi PBB, ia pernag menjabat sebagai duta besar Iran untuk Italia, Belgia, dan Australia. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

UPDATE

Waspada Pemutihan Lahan Sawit Ilegal Secara Massal!

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:48

Pertemuan Eggi-Damai Lubis dengan Jokowi Disebut Diplomasi Tingkat Tinggi

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:23

Sudewo Juga Tersangka Suap Jalur Kereta Api, Kasus Pemerasan Jadi Pintu Masuk

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Damai Lubis Merasa Serba Salah Usai Bertemu Jokowi dan Terima SP3

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Putusan MK 234 Koreksi Sikap Polri dan Pemerintah soal Polisi Isi Jabatan Sipil

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:48

Khofifah: Jawa Timur Siap jadi Lumbung Talenta Digital Nasional

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:25

The Game Changer Kedua

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:59

Persiden Cabut Izin 28 Perusahaan, Kinerja Kemenhut Harus Tetap Dievaluasi

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:45

Evakuasi Korban Pesawat Jatuh

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:20

Pemerintah Diminta Perbaiki Jalan Rusak di Akses Vital Logistik

Rabu, 21 Januari 2026 | 04:59

Selengkapnya