Berita

iran/reuters

Dunia

PBB: Iran Penuhi Perjanjian dengan P5+1

KAMIS, 17 APRIL 2014 | 17:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Iran dinilai telah memenuhi perjanjian nuklir dengan enam negara kekuatan dunia yakni Amerika Serikat, Prancis, Jerman, Inggris, China, dan Rusia atau yang dikenal juga dengan P5+1 untuk mengurangi persediaan uraniumnya.

Hal tersebut diungkapkan dalam laporan PBB seperti dilansir Reuters (Kamis, 17/4).

Sementara itu Badan Energi Atom Internasional atau International Atomic Energy Agency (IAEA) juga mengeluarkan laporan serupa, namun menyebut bahwa ada sejumlah keterlambatan bagi Iran untuk membentuk komisi konversi nuklir demi memenuhi seluruh bagian dari perjanjian tersebut.


Diketahui bahwa perjanjian sementara tersebut dibuat Iran dengan enam negara kekuatan dunia dengan jangka waktu enam bulan sejak 20 Januari lalu. Dengan demikian, tenggat waktu perjanjian akan berakhir pada 20 Juli mendatang.

Dalam perjanjian, Iran sepakat untuk menahan sejumlah program nuklirnya dengan imbalan berupa pelonggaran sanksi yang diterapkan negara-negara Barat kepada Iran.

Hal tersebut selain dilakukan untuk membuka diri dengan negara-negara barat juga untuk menyokong perekonomian Iran. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

UPDATE

Waspada Pemutihan Lahan Sawit Ilegal Secara Massal!

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:48

Pertemuan Eggi-Damai Lubis dengan Jokowi Disebut Diplomasi Tingkat Tinggi

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:23

Sudewo Juga Tersangka Suap Jalur Kereta Api, Kasus Pemerasan Jadi Pintu Masuk

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Damai Lubis Merasa Serba Salah Usai Bertemu Jokowi dan Terima SP3

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Putusan MK 234 Koreksi Sikap Polri dan Pemerintah soal Polisi Isi Jabatan Sipil

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:48

Khofifah: Jawa Timur Siap jadi Lumbung Talenta Digital Nasional

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:25

The Game Changer Kedua

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:59

Persiden Cabut Izin 28 Perusahaan, Kinerja Kemenhut Harus Tetap Dievaluasi

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:45

Evakuasi Korban Pesawat Jatuh

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:20

Pemerintah Diminta Perbaiki Jalan Rusak di Akses Vital Logistik

Rabu, 21 Januari 2026 | 04:59

Selengkapnya