Berita

ilustrasi/dailymail

Dunia

Bersamaan Dengan Ramadhan, Ujian Bisa Dipindah ke Pagi Hari

KAMIS, 17 APRIL 2014 | 13:41 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ujian akhir tingkat A atau General Certificate of Secondary Education (GCSE) yang akan digelar pada bulan Juni mendatang di Inggris rupanya memicu kekhawatiran. Pasalnya ujian tersebut dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan yang dijalankan oleh umat muslim.

Atas dasar itulah, guru-guru di Inggris menyerukan dan meninjau agar ujian akhir tersebut dapat dilakukan di pagi hari agar membantu siswa muslim yang menjalankan ibadah puasa.

Seruan tersebut dikeluarkan oleh Asosiasi Guru atau Association of Teachers (ATL) di Manchester Inggris pada Rabu (16/4).


Mereka meminta agar ujian dapat diselesaikan sebelum pukul 12 siang demi menghindari hilangnya konsentrasi dari ratusan ribu siswa muslim yang menjalankan ibadah puasa dalam mengerjakan soal-soal ujian.

Salah satu anggota komite ATL Barry Lingard menyebut bahwa pihaknya telah membahas masalah tersebut dengan Dewan Kialifikasi Gabungan atau Joint Council for Qualifications (JCQ) mengenai pengaturan jadwal ujian.

Ia menyebut bahwa sulit untuk memindahkan jadwal ujian, namun pihaknya dan JCQ akan membahas dengan kelompok-kelompok muslim untuk meninjau apakah ujian lebih baik dilakukan pagi hari atau sore hari.

Sementara itu anggota ATL lainnya, Abdul Choudhury seperti dikutip Daily Mail, menyebut bahwa Ramadhan dapat berpengaruh dalam musim ujian di Inggris. Pasalnya jumlah siswa muslim di Inggris saat ini telah meningkat secara signifikan sejak 25 tahun terakhir.

"Kami memiliki sejumlah siswa muslim dan saya tidak ragu sedikitpun akan standar yang dapat dipengaruhi oleh ini (Ramadhan)," tandasnya. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Ketum PDIP Tinjau Kantor Baru Megawati Institute

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:14

Polisi Bongkar Jaringan Senpi Ilegal Dipakai Begal, Dijual di Facebook Hingga Tokopedia

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:09

Bupati Sudewo dan Tiga Kades Kajen Resmi Ditahan, Digiring ke Rutan Pakai Rompi Oranye

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:53

Wapres Gibran Blusukan ke Pasar Borong Daun Bawang

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:48

Istana Rayakan Prestasi Timnas Maroko sebagai Runner-Up Piala Afrika 2025

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:32

Polisi Sudah Periksa 10 Saksi dan Ahli Terkait Pelaporan Pandji Pragiwaksono

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:29

Komisi II Hanya Fokus Revisi UU Pemilu, Bukan Pilkada

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:22

Thomas Djiwandono Mundur dari Gerindra Usai Dicalonkan Jadi Deputi Gubernur BI

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:10

Bupati Pati Sudewo dan Tiga Kades Patok Harga hingga Rp225 Juta per Jabatan Perangkat Desa

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:00

Daftar 28 Perusahaan Sumatera yang Izinnya Dicabut Prabowo

Selasa, 20 Januari 2026 | 20:56

Selengkapnya