Berita

yonhap

Dunia

Pencarian Kapal Sewol yang Karam Dilanjutkan Hari ini

KAMIS, 17 APRIL 2014 | 10:04 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pencarian korban kapal feri Sewol yang karam di lepas pantai selatan Korea Selatan dilanjutkan hari ini (Kamis, 17/4).

Kapal tersebut diketahui karam ketika tengah mengangkut 475 penumpang dari pelabuhan Incheon menuju pulau Jeju pada Rabu pagi (16/4). 179 orang di antaranya telah berhasil diselamatkan, 9 orang dipastikan tewas, sementara lainnya masih belum diketahui. Tim penyelamat khawatir bila penumpang lainnya masih terperangkap di dalam kapal.

Otoritas setempat menyebut bahwa pencarian hari ini akan dimaksimalkan dengan mengerahkan 555 angkatan laut, penjaga pantai, serta tim penyelam untuk menyisir kapal dan mencari penumpang lainnya.


Menteri Keamanan dan Administrasi Publik Korea Selatan, Kang Byung-kyu menyebut bahwa kondisi perairan selama operasi pencarian pada Rabu malam kurang bersahabat.

"Kami melakukan pencarian di bawah air lima kali di tengah malam hingga pagi. Namun arus yang kuat dan air kerus menimbulkan hambatan yang luar biasa," jelas Kang seperti dilansir media Korea Selatan Yonhap.

Kang menjelaskan bahwa sebanyak 169 kapal dan 29 pesawat telah dikerahkan untuk membantu operasi pencarian di sekitar kapal. Sementara itu dua kapal derek juga telah dikirimkan ke tempat kejadian dan diprediksi akan tiba pada hari Jumat besok.

Belum diketahui pasti penyebab karamnya kapal itu. Kapal diketahui karam setelah mengirimkan sinyal marabahaya. Korban yang selamat menyebut sempat mendengar suara ledakan sebelum akhirnya kapal mulai miring dan akhirnya tenggelam. Sementara para akhir menyebut bahwa kapal bisa saja menabrak batu besar di bawah air. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

UPDATE

Waspada Pemutihan Lahan Sawit Ilegal Secara Massal!

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:48

Pertemuan Eggi-Damai Lubis dengan Jokowi Disebut Diplomasi Tingkat Tinggi

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:23

Sudewo Juga Tersangka Suap Jalur Kereta Api, Kasus Pemerasan Jadi Pintu Masuk

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Damai Lubis Merasa Serba Salah Usai Bertemu Jokowi dan Terima SP3

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Putusan MK 234 Koreksi Sikap Polri dan Pemerintah soal Polisi Isi Jabatan Sipil

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:48

Khofifah: Jawa Timur Siap jadi Lumbung Talenta Digital Nasional

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:25

The Game Changer Kedua

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:59

Persiden Cabut Izin 28 Perusahaan, Kinerja Kemenhut Harus Tetap Dievaluasi

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:45

Evakuasi Korban Pesawat Jatuh

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:20

Pemerintah Diminta Perbaiki Jalan Rusak di Akses Vital Logistik

Rabu, 21 Januari 2026 | 04:59

Selengkapnya